Peristiwa

Aksi Hari Kedua, PMKRI: Kami akan aksi terus sampai Abdul Somad ditangkap!

Aksi PMKRI Hari Kedua di Depan Mapolres Sikka

SUARAFLORES.NET–Ratusan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere kembali turun ke jalan, Selasa (20/8/2019). Aksi itu dilakukan setelah adanya laporan polisi PMKRI bersama FORKOMA atas dugaan penistaan salib dan patung oleh oknum Ustaz Abdul Somad.

Aksi hari kedua ini dilakukan PMKRI menggunakan lokasi yang sama, yakni di Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere atau depan Mapolres Sikka. Adapun alasan dari aksi hari kedua ini karena polisi belum mengeluarkan Surat Tanda Terima Laporan (STTL) sebagai bukti ada laporan polisi dari kasus tersebut.

Oleh karena itu, melalui orasi di atas mobil komando, aktivis PMKRI meminta agar pihak kepolisian segera mengeluarkan surat tanda terima laporan polisi.

“Bersama Forkoma, kami sudah membuat laporan polisi di Polres Sikka pada tanggal 17 Agustus 2019. Beberapa hari terakhir kami menunggu surat tersebut namun hingga saat ini polisi belum menyerahkan surat itu kepada kami sebagai pelapor. Karena itu kami datang lagi hari ini,” ujar Marianus Fernandes selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Maumere dalam orasinya.

Aksi PMKRI ini berlangsung kurang lebih 3 jam. Sambil menunggu surat tanda bukti pengaduan, para aktivis melakukan bakar ban di badan jalan negara itu.

Suasana tampak macet dan polisi pun berupaya memadamkam api. Rupanya upaya polisi mengundang amarah PMKRI sehingga suasana di lokasi aksi tampak tegang. Masyarakat yang datang menyaksikan peristiwa tersebut sempat bereaksi. Diduga masyarakat penonton turut mendukung aksi PMKRI.

Setelah dua kali melakukan aksi bakar ban, polisi kemudian memberikan surat tanda terima laporan sebagai bukti bahwa polisi telah menerima pengaduan PMKRI dan FORKOMA.

“Kami melihat laporan kami dibuat berbelit-belit. Hari ini baru kami terima surat bukti laporan. Kami berharap polisi benar-benar proses hukum laporan kami,” ujar Fernandes.

Pantauan SuaraFlores.Net, massa aksi kemudian perlahan membubarkan diri dan kembali ke Margasiswa PMKRI. (sfn02).

To Top