Ekbis

Alex Ena dan Kristo Blasin Pimpin Kawasan industri Bolog

Suara Flores
Kristo Blasin dan Alex Ena Saat dilantik oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Provinsi NTT

KUPANG, SUARAFLORES.NET — Para Komisaris dan Direksi PT. Kawasan Industri Bolok resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Jumat 24 Januari 2020 oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Provinsi NTT, Ir. Semuel Rebo. Mereka Drs. Alexander Ena, M.Si sebagai Komisaris Utama, Blasin Kristoforus S.Fil sebagai Komisaris, Dipl. Ing. Gabriel Willem Kennenbudi sebagai Direktur Utama, dan Drs. Marthen Hermanus Kale, M.Si sebagai Direktur Operasional.

Pelantikan tersebut atas dasar Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor 416/KEP/HK/2019 tentang diangkat/ditetapkan sebagai Direktur Utama dan Direktur Operasional PT Kawasan Industri Bolok masa bakti 2019 – 2024. Dan Keputusan Gubernur Nomor 417/KEP/HK/2019, 418/KEP/HK/2019 tanggal 20 Desember 2019 tentang diangkat/ditetapkan sebagai Komisaris Utama dan Komisaris PT Kawasan Industri Bolok.

Direktur Utama Gabriel Kennenbudi mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bekerja keras untuk pembangunan di NTT. Dan siap bekerja sama dengan para investor.

“Untuk mencapai semua misi besar kita, maka harus ada kerjasama dengan investor. Sejujurnya, sudah ada beberapa investor yang mau berinvetasi. Mereka pun sudah melakukan survei. Kami sudah berkomunikasi dengan mereka beberapa waktu lalu,” ujar Gabriel usai dillantik di ruang Asisten Kantor Gubernur NTT, (24/1/2020).

Baca juga: Kasus Fair NTT, TPDI Sebut Pengadilan Tipikor Sedang Buat Framing dalam Vonis Frans Lebu Raya Terlibat

Baca juga: DPRD Ende Bahas Pengganti Muhamad Djafar, Siapa Calon Wakil Bupati Ende?

Setelah dilantik, lanjut Gabriel, pihaknya melakukan pembangunan Kantor, Gudang serta pabrik siap pakai.

“Itu tahap pertama yang harus kami lakukan. Intinya kawasan industri harus kembali beroperasi dan harus memberikan kontribusi untuk daerah,” ujarnya.

Untuk memperlancar semua itu, pihaknya membangun kerja sama dengan beberapa sektor seperti pertanian dan peternakan. Mengingat, beberapa investor sudah datang dan melirik itu. Termasuk komoditi unggulan yang ada di NTT (miko/sfn).

To Top