Ekbis

Bandara Frans Seda Raih Penghargaan Khusus Pariwisata

Suara Flores
Piagam Penghargaan Pariwisata

SUARAFLORES.NET-Sebuah prestasi yang patut disyukuri masyarakat Kabupaten Sikka Flores ketika Bandara Frans Seda Maumere raih Penghargaan Khusus Pariwisata 2016 pada Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II. Penghargaan ini diraih setelah dilakukan penilaian dari berbagai aspek oleh Dewan Juri Kehormatan Bandara Award yang profesional.

Penghargaan tersebut diberikan kepada tiga UPBU di Indonesia dalam tiga kelas yaitu UPBU Kelas I, II dan III. UPBU Kelas I diraih oleh Bandara Domine Eduard Osok Sorong, UPBU Kelas II diraih oleh Bandara Frans Seda Maumere dan UPBU Kelas III diraih oleh Bandara Matahora Wakatobi.

Prestasi ini diterima Kepala Kantor UPBU Kelas II Frans Seda, Yohanes R Keraf dalam acara malam penghargaan Bandara Awards yang diselenggarakan oleh manajemen Majalah Bandara.di Borobudur Hotel Jakarata, 29/11/2016 lalu. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementerian Perhubungan Direktoral Jenderal Bandara Udara.

Penghargaan diberikan karena Bandara Frans Seda telah berkontribusi besar terhadap pembangunan Pariwisata di Kabupaten Sikka. Bahwa Bandara mendatangkan wisatawan dari dalam negeri dan luar negeri karena dukungan Bandara yang mampu menjemput peluang dengan menghadirkan banyak maskapai penerbangan.

Kepala Kantor UPBU Kelas II Frans Seda, Yohanes R Keraf mengatakan penilaian tersebut dilakukan oleh Juri Kehormatan yang ditentukan pihak Bandara Award.  Secara bersama-sama para juri memutuskan bahwa Bandara Frans Seda mampu memenuhi kriteria untuk meraih penghargaan tersebut. Ada beberapa kriteria dan aspek penilai seperti pelayanan keberangkatan dan kedatangan, kebersihan dan kenyamanan terminal, fasilitas pendukung dan kecepatan antrian.

Dari kondisi Bandara saat ini, berdasarkan data yang direkam pada tahun 2015 terdapat 26.000 wisatawan dengan rincian 2000 wisatawan asing dan 20.000 wisatawan domestik. Kondisi ini karena Bandara Frans Seda sudah mampu bersaing dengan Bandara di berbagai daerah. Selain itu juga didukung objek pariwisata daerah yang mengundang simpati wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sikka Flores. Disisi lain, Bandara ini terletak di daerah yang disebut-sebut sebagai gerbang ekonomi untuk kemajuan Flores pada umumnya.

“Ini sebuah kemajuan yang patut kita syukuri. Melalui penilaian ini kita sudah mampu membenah diri agar lebih maju. Prestasi ini tentu melalui sebuah perjuangan panjang dari hari ke hari dan menjadi pijakan kita untuk melangkah. Saya mengajak masyarakat pengguna jasa Bandara secara bersama-sama menjaga dan merawat agar wisatawan terus mengunjungi daerah kita” kata Yohanes R Keraf kepada suaraflores.net melalui handponenya di Maumere (yanes).

To Top