Kesehatan

Banyak Pria di Flores Perbesar Kemaluan Pakai Minyak Goreng dan Minyak Rambut

Mantan Direktur R.S T.C Hillers, dr. Assep Purnama.S.Pd

SUARAFLORES.NET, -Mitos memperbesar penis alias Mr. P untuk memuaskan pasangan marak dilakukan banyak pria di Flores. Tindakan ini dilakukan melalui tangan dukun di Kabupaten Sikka dan di luar Sikka. Minyak Bimoli dan minyak rita (minyak rambut,red) menjadi media perangsang untuk memperbesar Mr.P dalam praktek ini.

Fakta ini terbongkar, terang dr.Assep Purnama, S.Pd, setelah ia didatangi banyak pria yang tak puas dengan ukuran kemaluannya. Entah atas kemaun sendiri atau kesepakatan bersama pasangan, para pria yang “menyulap” kemaluannya untuk lebih besar terpaksa harus mendatangi ahli beda di Kabupaten Sikka.

Setelah disuntik oleh sang dukun menggunakan minyak-minyak tersebut, sejumlah pria harus menjadi pasien karena kemaluan mereka mengalami infeksi, bengkak dan tidak dapat berfungsi (berereksi,red) untuk melakukan hubungan badan.

“Saya mohon maaf. Saya sebenarnya tidak menyampaikan hal ini kepada media. Saya sangat prihatin dan marah karena semakin banyak kaum pria menjadi korban dari praktek Mitos ini. Orang kok bisa ya masih percaya mitos bahwa memperbesar kelamin dapat memuaskan pasangannya. Ini fatal. Mr. P tidak dapat berfungsi dan harus menyesal seumur hidup. Saya berharap kaum pria yang lain tidak mengikuti tindakan yang menyesatkan ini,” ungkap Mantan Direktur R.S T.C Hillers ini kepada Suara Flores, Senin (14/11/2017).

Ia mengatakan bahwa dari data pasien yang dirawat lebih dari 10 orang, namun dari 10 orang ini mengaku banyak teman mereka pun tengah mengikuti praktek perbesar Mr. P. Dapat diprediksi lebih dari 10 orang yang sudah memperbesar Mr. P dengan tujuan memuaskan pasangan mereka.

Saat berobat, para pasien mengaku memperbesar Mr. P melalui seorang dukun menggunakan minyak Bimoli. Selain minyak bimoli, para korban ini juga mengijinkan Mr.P mereka disuntik menggunakan minyak rita (minyak rambut,red) dan minyak lintah.

“Mereka mengaku disuntik menggunakan minyak bimoli dan minyak rita. Satu lagi menggunakan minyak lintah. Ini saya kurang paham. Mengapa orang percaya pada mitos. Saya harap, para pria dan wanita harus puas dengan apa yang dimiliki pasangannya,” harapnya.

Dia menekankan agar para pria lebih berhati-hati dengan pengobatan alternatif yang tidak jelas kompetensinya. Setiap petugas kesehatan, saat ini memiliki standar kompetensi dan ijin resmi. Bahwa memperbesar besar kemaluan untuk memuaskan pasangan adalah mitos. Konsultasi harus dilakukan ke dokter yang berijin resmi jika akan melakukan tindakan medis.

Dia menegaskan bahwa masalah kesehatan tidak boleh coba-coba dengan pengobatan atau metode yang belum jelas. Beberapa tindakan yang salah, bahkan tidak bisa diperbaiki. Sehingga menimbulkan kecacatan seumur hidup. Seperti pada kasus yang terjadi saat ini, beberapa orang mengalami kecacatan seumur hidup. (yanes).

 

To Top