Peristiwa

Bayi 4 Bulan Bersama Kedua Orang Tuanya Tewas Terbakar

Suara Flores
Ilustrasi

SUARAFLORES.NET – Peristiwa kebakaran kali ini menimpa sebuah keluarga Flores di Camp Hajak C PT Antang Ganda Utama (PT AGU), Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah. Seorang bayi yang berusia empat bulan bersama kedua orang tuanya tewas dilahap Si Jago Merah, Selasa (12/9/2018).

Akibat terbakarnya Camp yang merupakan bangunan milik PT AGU  yang terbuat dari beton dengan ukuran 6×8 meter, Dominikus Jehatu (34), pria asal Manggarai, Flores ini bersama istrinya Imel (24) dan anaknya Apriliano yang berusia empat bulan diketahui meninggal dunia setelah api dipadamkan .

Demikian informasi ini diterima dari Bruder Julius via whatsapp, Selasa (12/9) malam. Bruder Julius asal Manggarai, Pulau Flores ini tengah bertugas di Kalimantan Timur.

Berdasarkan informasi yang direkam Bruder Julius, peristiwa ini disaksikan oleh rekan kerja Domi yaitu Thomas bin Inayanto (saksi satu) dan Julianto alias Juli Bin Mojo (saksi dua) yang merupakan karyawan PT. AGU. Thomas dan Julianto bersama karyawan lainnya berupaya memadamkan api. Sayangnya, mereka tidak tahu ada Domi bersama istri dan anak Apriliano di dalam kamar rumah yang terbakar tersebut.

Dijelaskan Bruder Julius, pada saat Thomas (saksi satu) sedang berada di camp nomor satu, ia mendengar ada suara berisik dari atas pelapon rumah nomor enam. Thomas keluar dan melihat asap dari camp hajak C nomor enam dan bergegas memberitahu serta meminta tolong kepada karyawan lain.

Baca juga: Mobil Toyota Fortuner untuk Uskup Maumere

Thomas mengajak Julianto (saksi dua) dan karyawan lainnya memadamkan api dengan cara menyiramkan air menggunakan ember. Setelah api berhasil di padamkan, ada salah satu karyawan masuk ke dalam kamar camp yang terbakar itu.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari dalam kamar. Karyawan itu menemui Domi bersama istri serta anak mereka Apriliano berada dalam kamar tempat penginapan mereka yang baru saja terbakar. Ketiganya sudah tak bernyawa. Mereka meninggal dunia dilahap Si Jago Merah.

Mendengar hal tersebut, para karyawan ketakutan dan berlari keluar rumah dan langsung melaporkan ke manager perusahan dan anggota pam PT AGU.

Baca juga: Romanus Woga Buka Dua Serangan Saat Kampanye

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Nandi Indra Nugraha yang dilansir Okezone membenarkan peristiwa kebakaran di kawasan camp PT AGU yang mengakibatkan Domi bersama istri dan anaknya meninggal dunia.

“Ketiga jenazah korban pada Rabu pagi ini sedang dilakukan visum di RSUD Muara Teweh dan peristiwa ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kapolsek Teweh Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mendapat informasi lebih lanjut, apakah korban dimakamkan di sana atau dikirim ke Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. (red.sfn).

To Top