Politika

Diprediksi AHP Mampu Pertahankan “Sabuk Legislatif” di Senayan

Suara Flores

SUARAFLORES.NET – Dinamika politik di internal PDIP terus memanas dari waktu ke waktu dan tak akan pernah luntur walau kalah tarung di ring politik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 27 Juni 2018 lalu. Tensi politik di internal PDIP kembali naik mewarnai pesta demokrasi pemilihan legislatif 17 April 2019 mendatang.

Sejumlah kader PDIP yang telah makan garam kembali hadir mewarnai perhelatan politik 2019 yang menyedot anggaran besar, menyedot perhatian dan menguras tenaga. Mereka menjadi andalan partai yang telah memiliki resources yang kuat, baik finansial, jaringan politik maupun kapasitas.

DPP PDI Perjuangan tentu secara matang telah menyuguhkan kader-kader tulen yang memiliki berkontribusi untuk kemajuan daerah dan bangsa. Kematangan politik dalam menyuguhkan kader berkualitas oleh Ketua Umum PDIP Perjuangan ke tengah Flores, Lembata dan Alor boleh disebut pilihan final.

Megawati mengirim kader-kader berkualitas ini agar bersaing secara sehat, merebut simpati rakyat demi memuluskan perjuangan untuk mengakomodir hak-hak rakyat di Senayan. Kader-kader yang ditetapkan menjadi Calon DPR RI sesungguhnya telah dikenal luas dalam berbagai isu dan karya pembangunan.

Baca juga: DCS DPR RI NTT I PDIP, Lebu Raya Nomor Empat, Andre Parera Nomor Satu

Salah satunya, Andreas Hugo Parera atau dikenal luas dengan tagline AHP. Pria kelahiran Kabupaten Sikka, Pulau Flores ini adalah sosok yang vocal dan pemberani. Ia tak mengenal kata mundur dalam menghadapi berbagai dinamika politik di Indonesia. Kini, ia ditetapkan menjadi Calon DPR RI PDI Perjuang nomor urut I.

Sebagai Anggota DPR RI saat ini, AHP tentu memiliki jaringan politik yang cukup kuat di daerah pemilihan NTT 1 yakni Flores, Lembata dan Alor. Jabatan politik sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Pertahanan dan Hubungan Internasional menjadi kekuatan besar baginya untuk kembali ke Senayan.

Baca juga: Tarung Nasdem di NTT Satu, Siapa Pemenangnya?

Kekuatan lain, berdasarkan hasil rekaman SuaraFlores.Net, sosok tegas dan pemberani ini telah menyusun sayap kiri dan sayap kanan yang nota bene mampu mendongkrak suaranya untuk mempertahankan sabuk legislatif. Walau demikian, ia tentu tetap mengharapkan kerja keras secara harmonis oleh semua tim saat turun gunung. Pasalnya, AHP harus berhadapan dengan Drs. Frans Lebu Raya selaku Ketua DPD PDI Perjuangan NTT yang juga mantan Gubernur NTT selama sepuluh tahun.

Disisi lain, figur muda ini harus berhadapan dengan putra-putra terbaik Nian Sikka Tanah Alok yang juga masuk daftar Calon DPR RI dari berbagai partai politik. Sebut saja, salah satu politisi hebat Drs. Kristo Blasin yang juga kader PDIP yang kini mencalonkan diri dari Partai Nasdem. Selain itu, Andre Parera juga harus berhadapan dengan mantan Bupati Sikka, Drs. Paulus Moa dari Partai Hanura, Robert Keytimu dari PSI.

Walau demikian, mencermati kerja tim Andre Parera dengan strategi kerja keras, kerja cepat dan kerja tepat menjadi senjata ampuh untuk mematahkan kekuatan lawan-lawannya. (nness/sfn02).

To Top