Budpar

Festival Jazz dan Misi Besar Melchias Mekeng

Suara Flores
Dari kiri ke kanan: Managing Direktur Wartajazz, Agus Setiawan, Melchias Mekeng selaku Pendiri Yayasan Bapa Bangsa dan Pimpinan PT. Gudang Garam, Tbk (Suryanation) sebagai Sponsor

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla telah mengambil kebijakan dan sudah menetapkan sektor pariwisata menjadi sektor utama atau prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Hal itu dibuktikan dengan ditetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional selama kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla sejak tahun 2015 sampai 2019.

Oleh karena itu, banyaknya potensi pariwisata di daerah harus mampu mendorong percepatan pembangunan di sejumlah sektor. Sektor ekonomi dan infrastruktur pasti tumbuh dengan cepat apabila sektor pariwisata serius dikelola pemerintah dari pusat hingga daerah. Tidak untuk sekelompok orang saja, pembangunan pariwisata melalui sistim yang tepat dapat mendongkrak peningkatan ekonomi semua lapisan masyarakat. Isolasi daerah pasti dibuka seiring melonjaknya wisatawan mengunjungi objek wisata.

Pemerintah daerah diharapkan lebih serius mengelola pariwisata ketika pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla mengkucurkan dana dari pusat ke daerah-daerah. Sehingga objek-objek wisata yang indah dan unik di daerah dapat mendorong untuk percepatan pembangunan.

Hal ini dapat diartikan bahwa sektor pariwisata menjadi bagian utama atau sebagai batu penjuru dalam mendorong pembangunan di sektor ekonomi. Bila sektor pariwisata serius dikelolah oleh pemerintah yang membangun komunikasi yang baik dengan pihak swasta dan pelaku-pelaku pariwisata, maka dapat dipastikan daerah-daerah di Indonesia akan lebih cepat maju dan kebutuhan masyarakat lebih cepat direspon.

Baca juga: MJJF Bukti Cinta Mekeng untuk Maumere

Baca juga: Ribuan Rakyat Sikka “Gila” Musik Jazz dan Reggas

Mencermati hal tersebut, Pendiri Yayasan Bapa Bangsa (YBB), Melchias Marcus Mekeng tergerak hatinya untuk membangkitkan nilau jual potensi wisata yang ada di daerahnya. Bahwa  Maumere dengan objek wisatanya yang indah dan unik mampu membangkitkan pembangunan di Kabupaten Sikka. Karena itu, promosi harus terus dilakukan dari tahun ke tahun, sehingga Maumere yang selama ini belum nampak dikenal di permukaan Indonesia dapat dijamah keindahan alamnya oleh wisatawan.

Mekeng hadir membawa misi mulia membangun daerah. Ia ingin mendorong pemerintah dan  para pihak untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Ia lalu membangun kerjasama dengan WartaJazz dan mengagas Festival Jazz dengan tajuk Maumere Jazz Fiesta Flores selama dua tahun berturut-turut yakni tahun 2016 dan tahun 2017.

Mengingat promosi potensi wisata harus terus dilakukan, maka tahun 2018, YBB dan Wartajazz kembali menggelar kegiatan promosi pontensi wisata ini dengan tajuk Suryanation Maumere Jazz Fiesta Flores. Minggu (28/10/2018) di bukit yang berlatar sunset Wairita, dua lembaga penggagas ini menghadirkan artis-artis jazz, musisi pendukung yang sudah terkenal dan artis-artis lokal yang kini sedang popular.

Baca juga: Yayasan Bapa Bangsa, WartaJazz dan Promosi Pariwisata Flores

Bagi tokoh masyarakat Sikka ini, Yayasan Bapa Bangsa dan Wartajazz menjadi salah satu jembatan promosi untuk mendorong percepatan pembangun sektor ekonomi menuju masyarakat Kabupaten Sikka yang sejahtera. Kehadiran Festival Jazz yang menyajikan artis-artis terkenal harus dilihat sebagai motivasi bagi pemerintah daerah agar lebih serius membangun daerah melalui sektor pariwisata dan menggoalkan tujuan pemerintahan Jokowi-JK yang menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor prioritas.

Mekeng menjelaskan, Festival Jazz yang dilakukan untuk ketiga kalinya semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sikka. Misalnya, adanya perbaikan sektor ekonomi di daerah melalui kunjungan wisatawan, ramainya pembangunan hotel-hotel dan penginapan, meningkatnya jumlah maskapai dan munculnya usaha-usaha ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

Mengapa? Karena promosi potensi pariwisata selama ini dilakukan dengan membangun kerjasama lintas BUMN dan Suryanation. Dan ini menjadi promosi gotong royong, karena pekermbangan teknologi sudah semakin maju dapat menjual objek-objek pariwisata di daerah ke dunia luar. Banyak wisatawan, baik Domestik maupun Manca Negara tentu semakin mengenal kandungan keindahan dan keunikan yang ada di Maumere, Flores.

“Misi besar saya hanya untuk mengenalkan Maumere ke dunia luar. Maumere memiliki objek-objek wisata yang indah dan unik dan harus terus dijual atau dipromosi. Nah, salah satu media promosi yang sudah dan sedang saya lakukan dari tahun ke tahun yakni Festival Jazz ini. Saya ingin Maumere lebih dikenal banyak orang sampai di luar negeri. Mereka akan mengenal kita sebagai bagian dari Indonesia maka kita harus rajin promosi. Orang luar negeri kenal, wisatawan dapat mendeteksi kandungan objek wisata kita, presiden dan semua pejabat mengenal kita melalui promosi,” ujar Melchias Mekeng Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini dalam acara press conference Suryanation Maumere Jazz Fiesta Flores di Capa Resort Maumere, Jalan Nai Roi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Sabtu (27/10/2018) sore.

Baca juga: Lomba Foto Bawah Laut, Cara Frans Seda Promosi Bandara Wai Oti

Ia menjelaskan, pembangunan daerah dapat dilakukan dengan cepat apabila pemerintahannya memiliki komitmen yang kuat untuk mendapatkan anggaran yang besar. Di sisi lain, peningkatan pendapatan daerah terus naik setiap tahun jika sistim pengelolaan pariwisata dikemas sebaik mungkin.

“Besar harapan saya, pemerintahan yang baru di Kabupaten Sikka dapat menerapkan konsep-konsep pengelolaan pariwisata yang lebih baik. Dan juga dapat menindaklanjuti kegiatan festival ini sebagai bentuk promosi pariwisata di Kabupaten Sikka. Saya ingin sekali kita sama-sama mengangkat Maumere menjadi sebuah destinasi yang patut dikunjungi banyak orang,” ujarnya.

Disaksikan SuaraFlores.Net, pelaksanaan kegiatan press conference ini menghadirkan Managing Direktor Wartajazz, Agus Setiawan Basuki sebagai penggagas, pimpinan PT. Gudang Garam, Tbk, Surya, sebagai sponsor dan sejumlah artiz jazz dan musisi pendukung serta para pekerja media yang diundang. (ness/sfn02).

To Top