Edukasi

FOMM Berbagi Kasih dengan Warga Panti Asuhan Wae Pecah

Suara Flores
ketua FOMM Vandry Nagur menyerahkan bantuan kepada anak pansuh Wae Pecah

RUTENG, SUARAFLORES.NET–Kelompok muda-mudi yang tergabung dalam Forum Orang Muda Manggarai (FOMM) melakukan kegiatan sosial dalam rangka memeriahkan hari Kasih Sayang (Valentine Day).  Kegiatan yang mengangkat tema: “Kita dan Kasih” dilaksanakan di Panti Asuhan Wae Pecah, Kabupaten Manggarai, Flores, Minggu (18/2/2018).

Meski hujan mengguyur kota Ruteng dan sekitarnya, niat kaum muda-mudi Manggarai ini tak pernah surut. FOMM memberikan bantuan sembako berupa beras, gula pasir, garam, telur, mie, minyak goreng dan minyak tanah untuk warga Panti Asuhan Wae Pecah.

Pengelola Panti Asuhan Wae Peca, Pater Yakobus dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas budi baik dari kaum muda-mudi di Kabupaten Manggarai. Apapun bentuk bantuan yang diberikan merupakan buah hati dan kasih dari kaum muda sebagai bentuk kepedulian terhadap semua penghuni panti asuhan.

Baca juga: Kongres Pemuda Indonesia dan Lahirnya Lagu Maumere Manise

Pater Yakobus menitip pesan agar kaum muda-mudi harus tetap berkreativitas, tidak hanya menunggu instruksi dari orang dewasa. “Anak-anak muda seperti kalian harus terus bertahan dan mengembangkan niat dan tindakan positif”, demikian kata Pater Yakobus.

Suara Flores

FOMM pose bersama anak-anak Panti Asuhan Wae Pecah

Ketua FOMM, Vandri Nagur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berawal dari semangat anggota FOMM.

“Ketulusan dan keiklasan menjadi modal kami untuk memberi dari kekurangan. Bahwa di dalam kekurangan seseorang yang sehat dan normal, masih lebih banyak umat lain yang berkekurangan seperti saudara-saudari umat Tuhan yang tinggal di Panti Asuhan membutuhkan uluran tangan. Kami memberi dari kekurangan dengan semangat kasih sayang yang kami miliki,” ungkap Vandri.

Setelah penyerahan sembako, acara dilanjutkan dengan penyerahan kado. Kado tersebut dikumpulkan dari setiap anggota FOMM dan donatur atas nama Kus Djenar.  Kegiatan tersebut sungguh berkesan bagi umat yang tinggal di Panti Asuhan Wae Pecah dan anggota FOMM sendiri.

Untuk diketahui bahwa FOMM terbentuk pada tahun 2010. Sudah banyak hal dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sosial yang kreatif. Saat ini forum beranggotakan 30 orang yang  diketuai oleh Vandry Nagur, Wakil Alberth Daru, Sekertaris Yuliana Gamun dan Yati Lega, Bendahara Fitri Wolos. (melky/sfn08).

To Top