Nusantara

Gercin Apresiasi Sikap Kapolri Larang Aksi Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden

Hendrik Yance Udam, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPP Gercin) (*)

JAKARTA, SUARAFLORES.NET,–Momentum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019 – 2024, Joko Widodo-Ma’aruf Amin, Minggu (20 Oktober 2019) adalah momentum bersejarah  bagi rakyat Indonesia. Momentum ini juga adalah agenda nasional yang harus berjalan aman dan damai. Untuk itu, sikap Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian yang melarang aksi demonstrasi jelang pelantikan patut diapresiasi.

“Kami mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnivan yang melarang aksi demo menjelang dan selama pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, ” tegas Hendrik Yance Udam, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPP Gercin), Jumad (18/10/2019) di Jakarta.

Menurut Hendrik, sangat tepat sekali  keputusan yang diambil oleh Kapolri Jendral M.Tito Karnavian yang tidak mengijinkan aksi demo mulai dari tanggal 15 sampai dengan tanggal 21 usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Sebab  mengigat  bahwa pada saat pelantikan tersebut  banyak undangan tamu dari negara negara sahabat yang akah hadir.

Pada momentum tersebut, lanjut dia juga merupakan momentum  bersejarah secara internasional sebab  akan diliput langsung oleh media – media internasional dan akan menjadi sebuah catatan sejarah  bangsa di mata masyarakat internasional.

Hendrik Udam juga meminta kepada kelompok – kelompok politik tertentu yang masih belum puas akan proses – proses demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden beberapa bulan yang lalu agar tidak lagi melakukan gerakan – gerakan tambahan untuk  memaksakan kehendak guna  melakukan demostrasi – demontrasi yang  ujung – ujungnya akan anarkis.

“Perbedaan-perbedaan pendapat dalam berdemokrasi  adalah merupakan hal yang biasa, karena negara kita adalah salah satu negara demokrasi terbesar di dunia yang sangat menghargai  prinsip – prinsip  dasar berdemokrasi. Jadi mari kita sukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden dengan aman dan tenang,” ujar Yance Udam.

Hendrik menegaskan, Gerakan Rakyat Cinta Indonesia bersama seluruh komponen anak bangsa  dari Sabang sampai Merauke akan bersama – sama dengan TNI dan Polri  sebagai mitra strategis dalam menjaga dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik  Indonesia  siap mensukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Dia juga mengajak seluruh masyarkat Indonesia untuk bersama – sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing – masing,  sehingga tercipta Indonesia  yang maju  dan sejahtera serta  penuh dengan kedamain dan ketentraman. (bungkornell/sfn)

To Top