Politika

Gerindra Ingatkan 20 Wakil Rakyat Harus Punya Tanggung Jawab Moral

Ketua DPC Gerindra Sumba Tengah berpose bersama para pemuda usai kebaktian di gereja. Inzert; Melky Eleison Suruk.

WAIBAKUL, SUARAFLORES.NET,- Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kabupaten Sumba Tengah, mengingatkan kepada 20 orang wakil rakyat terpilih agar setelah dilantik pada Senin (9/9) harus memiliki tanggung jawab moral. Ketua DPC Gerindra, Melky Eleison Suruk “menantang” para wakilnya di DPRD untuk bisa membuktikan bahwa mereka benar-benar dipercaya rakyat. Caranya mudah saja yakni para wakil rakyat harus bekerja sebaik mungkin dengan melaksanakan peran budgeting, legislasi dan controlling.

“Ke-20 orang wakil rakyat harus fokus dengan tugas utamanya agar apa yang dikampanyekan sebelumnya bisa terpenuhi dan rakyat bisa percaya, “ujarnya.

Menurut Ketua DPC Gerindra Sumba Tengah ini, para wakil rakyat itu adalah penyambung lidah atau suara rakyat termasuk suara-suara kaum marjinal yang terbelakang dan yang ada di kampung-kampung. Ada suara kaum ibu, suara anak-anak yang butuh perhatian dalam pembangunan. Jadi, wakil rakyat harus menjembatani aspirasi rakyat itu ke dalam sidang-sidang DPRD terlebih sidang-sidang yang berkaitan dengan kebutuhan rakyat.

Untuk bisa menyuarakan suara rakyat tersebut, saran Ketua DPC Gerindra ini, maka dalam diri seorang wakil rakyat harus sudah memahami kebutuhan rakyat di semua desa. Dengan demikian bisa mewujudkan mimpi-mimpi rakyat menjadi mimpi bersama yang perlu diwujudkan. Setiap wakil rakyat juga harus ada tanggung jawab moral untuk mengatakan yang sebenarnya sesuai dengan realita kehidupan masyarakat.

Berbicara soal tanggung jawab moral, jelas Ketua DPC Gerindra, Melki Eleison Suruk, sangat berkaitan dengan bagaimana kemampuan membina relasi antara manusia dengan manusia dan priabdi dengan Yang Maha Kuasa. Dengan demikian, pada saat pengambilan keputusan tidak dilakukan serta merta tanpa pertimbangan yang matang. Setiap keputusan yang diambil punya dampak terhadap kehidupan masyarakat.

“Pengambilan keputusan itu adalah soal rasa memiliki terhadap daerah ini atau sense of belonging. Bagaimana seorang wakil rakyat bisa memahami kebutuhan rakyat. Ada suara-suara kaum ibu dan kaum anak yang ada di berbagai pelosok desa. Mereka butuh perhatian wakil rakyat, “ujarnya.

Getua DPC Gerindra Sumba Tengah, Melki Eleison Suruk ini mengingatkan para wakil rakyat yang baru agar berhati-hati dalam bersuara dan bertindak. Wakil rakyat harus takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hindari keinginan untuk korupsi atau keinginan untuk memperkaya diri seperti keinginan mau menjadi broker atau makelar proyek. Dengan demikian wakil rakyat dapat melaksanakan fungsinya sebagai pengawas yang baik terhadap pelaksanaan pemerintahan.

Ditambahkannya pula, hal yang terpenting harus ada dalam pribadi wakil rakyat adalah perlunya integritas diri yakni tanggung jawab, sabar dan transparan. Kalau hal ini sudah ada dalam diri wakil rakyat maka mereka sudah bisa memahami terkait mengapa dipercaya rakyat menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah. Mengapa kita mau mekar dan membentuk Kabupaten Sumba Tengah.

Berbagai harapan itu diyakini bisa dilakukan oleh 20 orang wakil rakyat. Ketua DPC Gerindra optimis para wakil rakyat bisa bekerja maksimal termasuk 2 wakil rakyat asal Partai Gerindra. Keduanya adalah representasi Gerindra di parlemen untuk menjembatani suara rakyat yang diwakilinya. (bkr/SFN)

To Top