Politika

Goris Mere Diusulkan Jadi Calon Menteri di Kabinet Baru Jokowi-Amin

Dr. Yohanes G. Tuba Helan, SH,MH, Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Nusa Cendana (Foto: Pos Kupang)
Komjen Polisi (Purn) Gories Mere. (*)

KUPANG, SUARAFLORES.NET,–Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih melakukan perhitungan suara Pilpres 2019, namun dari hasil Cuiq Count 12 lembaga kredibel nasional, telah mengumumkan kemenangan Capres dan Cawapres 0# Jokowi-Maruf Amin. Di tengah-tengah menunggu keputusan final KPU RI isu kabinet baru Jokowi-Amin pun mulai liar menggelinding di masyarakat NTT, baik di Kupang maupun di Jakarta. Siapakah bakal jadi calon menteri dari NTT?

Pertanyaan siapa yang akan menjadi calon menteri di kabinet Jokowi salah satunya dilecutkan oleh relawan Jokowi-Amin dari organ JOMARI, Didinong Say dan Relawan Jokowi Poros Benhil NTT di sela-sela acara Doa & Syukuran Relawan Jokowi atas kemenangan dalam Pilpres 2019 di Rumah Aspirasi (RA) Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu yang dihadiri Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Sambil tidak bermaksud mendahului KPU RI, ia memastikan Pilpres 2019 ini sudah pasti dimenangkan Jokowi-Amin. Selanjutnya, siapakah yang bakal jadi calon menteri dari NTT. Pasalnya, NTT memberikan sumbangan suara yang begitu signifikan dalam Pilpres 2019 sama seperti Bali, Papua, Jawa Tengah dan propinsi lainnya.

Berdasarkan pertanyaan lumrah yang dilecutkan putra Mantan Bupati Sikka, Laurensius Say itu, Suaraflores.Net kemudian menghubungi beberapa tokoh NTT, baik di Jakarta maupun di Kupang. Dua di antara sekian banyak tokoh yang dihubungi adalah Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. Yohanes G. Tuba Helan, SH. MH, dan Advokat Mikhale Marut, SH di Jakarta.

Menanggapi wacana calon menteri dari NTT, Jhon Tuba Helan sang pengamat yang sudah sangat populer di NTT menyebut dua nama, yaitu Komjen Polisi (Purn), Goris Mere yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Keamanan di Istana Presiden RI, dan Johnny G. Plate yang adalah Sekjend Partai NasDem dan Anggota DPR-RI saat ini.

Tuba Helan mengatakan, Goris Mere adalah seorang yang cerdas, berintegritas tinggi, bersih, dan luar biasa prestasinya. Soal jam, kata dia, Goris Mere jauh lebih tinggi dari tokoh-tokoh lainnya, dimana Goris sudah lama namanya mencuat setelah ia menjadi Kapolres di Jakarta dan menjabat berbagai jabatan penting lainnya di Mabes Polri. Bila dibandingkan dengan tokoh lainnya seperti Jonny Plate yang baru dikenal setelah ia menjadi Anggota DPR-RI. “Kita tidak usah usul banyak-banyak. jangankan dua satu saja tidak mudah,” ujar Tuba Helan, Senin (29/4/2019) melalui ponselnya.

Sementara itu, Advokat Mikhael Marut, SH, berpendapat sama seperti Tuba Helan. Menurutnya tokoh NTT di tingkat nasional, yang layak menjadi calon menteri adalah Goris Mere. Goris Mere, kata dia, mempunyai nama dan citra yang bagus. Dia tahu banyak isi perut republik ini. Selain itu, Goris juga memiliki jaringan yang luas (dalam dan luar negeri).”Sosok Goris Mere sudah tidak diragukan, dan sudah dikenal baik oleh Pak Presiden Jokowi,”kata Marut.

Disentil media ini terkait nama Johnny Plate dan Melchias Marcus Mekeng, Marut mengatakan, sebaiknya kedua tokoh NTT dan politisi nasional ini tetap berada di DPR-RI untuk turut memback-up pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat NTT. “Pak Joni dan Pak Mekeng kawal di DPR-RI saja,” kata Marut singkat, Senin pagi di Jakarta.

Sebelumnya diberitakan media ini beberapa waktu lalu, ada tiga nama politisi nasional yang disebut-sebut berpeluang menjadi calon menteri, yaitu Johnny G. Plate, Melchias Markus Mekeng dan Dr. Andreas Hugo Pareira. Saat ini, ketiga tokoh politik yang juga caleg DPR-RI dari partainya masing-masing bakal kembali ke Senayan. (bungkornell/sfn)

To Top