Infrastruktur

Gubernur NTT Terima Bupati Ende di Ruang Kerjanya, Bahas Apa Ya?

Suara Flores
Bupati Djafar, Gubernur NTT dan Mantan Ketua DPRD NTT SAAT MELAKUKAN PERTEMUA DI KUPANG.

KUPANG, SUARAFLORES.NET—Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menerima kunjungan Bupati Ende, Muhamad Djafar di Kupang. Pertemuan istimewa kedua pemimpin ini berlangsung di ruang kerja  Gubernur NTT, pada Rabu (8/1/2020).  Lalu, hal apa yang dibahas kedua politisi ini?

Dalam pertemuan ini, Bupati Ende Muhamad Djafar meminta arahan dan petunjuk dari politisi Partai Nasdem ini, berkaitan dengan pembangunan di Kabupaten Ende, setelah ditinggal Alm Bupati Marsel Petu.

Gubernur NTT tampak senang dikunjungi orang nomor satu di Kabupaten Ende, Pulau Flores. Kepada Djafar, Viktor meminta agar dapat melayani masyarakat Ende dengan sepenuh hati, adil dan merata.

Ia menyarankan agar dibuatkan sistem kontrol terhadap kinerja seluruh dinas/badan yang ada di Kabupaten Ende. Salah satu caranya dengan membuat grup-grup di media sosial, sehingga Bupati dapat memantau setiap pekerjaan, segala permasalahan, dan juga semua perkembangan pekerjaan dengan baik.

Baca juga: Bupati Ende Lantik 10 Pejabat Struktural dan Dirut PDAM Tirta Kelimutu

Baca juga: Banjir Awal Tahun, Pagar Puskesmas Hancur, Warga Heran

Viktor meminta Djafar rajin turun ke lapangan, sehingga dapat melihat secara langsung keadaan di lapangan. Apalagi dengan gaya kerja Presiden Jokowi yang turun langsung dan mengecek ke lapangan, maka Gubernur dan Bupati harus secara berkala memantau secara detail setiap pekerjaan yang ada. Khususnya pekerjaan pembangunan infrastruktur. Bila perlu sampai campuran semen pun Bupati harus mengetahuinya.

“Kita harus tegas, jaga kualitas proyek. Harus dari awal awasi pembangunan, mulai dari perencanaan. Karena kalau dari awal salah, maka hasilnya juga salah. Saya harap Pak Djafar bisa melakukan ini secara baik,” ujar Viktor.

Terkait sistem pelaporan, mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini meminta agar laporan dari setiap badan, dinas maupun biro, tidak dilakukan per 3 bulan atau per 6 bulan. Laporan harus dilakukan setia minggu, dan dilanjutkan dengan evaluasi pekerjaan. Dengan begitu pemimpin mampu mengetahui tahap demi tahap progres pekerjaan dari setiap instansi yang ada.

Untuk diketahui, dalam pertemuan itu, Bupati Djafar ditemani Mantan Ketua DPR NTT, Anwar Pua Geno. (sfn/miko).

Suara Flores
To Top