Kesehatan

Hidup Sehat Tanpa DBD, FKUB Gelar Bakti Sosial, Partisipasi Warga Rendah

Suara Flores
FKUB Kabupaten Sikka Bersama Pihak Kelurahan Kota Uneng Gelar Aksi Bersih-Bersih untuk Hidup Sehat Tanpa DBD


MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Berlokasi di depan SMK St. Mathilda Maumere, Kabupaten Sikka, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pihak Kelurahan Kota Uneng menggelar aksi bersih-bersih. Aksi bersih – bersih ini digelar dengan tujuan besar, yakni hidup sehat dan jauh dari berbagai penyakit termasuk DBD.

Usai bersih-bersih, kurang lebih satu jam, peserta aksi mendengarkan penyuluhan yang diberikan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dan juga utusan dari Kementrian Kesehatan oleh Pujiono.

Petugas Dinas Kesehatan berbicara tentang DBD, seperti virus penyebab dan gejala gejalanya, hingga upaya pencegahan dan/atau pengobatannya. Sementara itu, petugas dari Kementerian Kesehatan menghimbau warga untuk memiliki pola hidup sehat dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Sampah jangan dibuang tetapi dikumpulkan, dibakar dan diolah menjadi uang,” ujar Pujiono.

Baca juga: Desa Wisata atau Desa Biasa, Ayo Lomba Bersih Desa

Baca juga: http://www.suaraflores.net/pater-hendrik-maku-fkub-bukan-mobil-pemadam-kebakaran

Partisipasi warga sekitar dalam kegiatan masih rendah sekali. Ini mungkin karena kesibukan pribadi atau juga karena kesadaran akan pentingnya kesehatan masih terlalu kurang. Padahal, pihak kelurahan sudah dihimbau untuk terlibat dalam aksi itu. Tetapi respon mereka hampir tidak ada.

Pengurus FKUB, Pater Hendrik Maku, SVD pada kesempatan itu mengatakan, pemerintah mesti terus bersosialisasi kepada semua warga agar sungguh sadar akan pentingnya menjaga keharmonisan alam atau lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan adalah salah satu implementasi dari kiat untuk menjaga keharmonisan relasi manusia dengan lingkungan alam.

“Pemerintah memang sudah melakukan sosialisasi itu. Tetapi hasilnya belum nampak. Banyak warga masih apatis, tidak mau peduli degan lingkungan yang kotor,” ujar Pater Hendrik, Kamis (12/3/2020).

Untuk diketahui, belakangan ini masyarakat Kabupaten Sikka diserang DBD. Ribuan pasien dirawat, belasan anak meninggal dunia. Pemerintah daerah melalui Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo terus menghibau kepada semua pihak untuk bergerak dan membersihkan lingkungan. Bupati juga telah mengeluarkan instruksi dan menggerakan semua ASN turun membersih lingkungan sekitar.

“Kita harus sadar bahwa lingkungan yang bersih harus dimulai dari rumah. Kita ingin sehat, maka lingkungan pun harus bersih. Iya, mulai dari rumah tangga kita. Ayo kita lakukan, jangan tunggu yang lain,” ujar Bupati Sikka. (sfn02).  

To Top