Infrastruktur

Jokowi Minta Gubernur NTT Gencarkan Infrastruktur, Viktor: tahun ini sudah mulai

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. (*)

JAKARTA, SUARAFLORES.NET,–Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) memanngil Gubernur Provinsi NTT, Viktor B. Laiskodat,SH, ke Istana Negara Republik Indonesia di Jakarta, Senin (21/4/2019). Selain Laiskodat ada pula dua gubernur lainnya, yaitu Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey. Dalam pertemuan di istana, secara khusus untuk gubernur NTT, Jokowi meminta agar pembangunan infrastruktur di NTT terus digencarkan untuk kemajuan NTT.

“Ya dalam pertemuan itu Pak Presiden menyampaikan beberapa hal. Selain mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan Pilpres 2019 yang sudah berjalan aman dan damai. Presiden juga meminta agar pembangunan infrastruktur di NTT harus segera digencarkan,” kata Kepala Kantor Badan Penghubung NTT, Drs. Viktor Manek, M.Si yang ikut mendampingi Gubernur Laiskodat, Selasa (22/4) di Jakarta.

Lanjut Viktor Manek, Presiden Jokowi meminta segera dibangun bendungan, jalan, listrik, air bersih dan perumahan. Menjawab itu, Gubernur Viktor Laiskodat menegaskan bahwa pembangunan bendungan, jalan, air bersih dan perumahan sudah mulai dibangun tahun 2019 ini.

“Kami langsung bangun bendungan, jalan, air bersih, listrik dan perumahan tahun ini. Tahun ini dan tahun depan kami akan terus membangun dan fokus membangun,” kata Viktor Manek mengutip Gubernur Laiskodat.

Selain meminta pembangunan infrastruktur digencarkan, Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan tiga propinsi itu dalam Pilpres 17 April 2019 lalu yang berjalan dengan damai, aman dan lancar. Dimana seperti diketahui tiga provinsi itu Jokowi menang dengan suara signifikan.

Mengenai kemenangan Capres dan Cawapres #01 Jokowi-Amin di NTT, Gubernur Viktor menegaskan bahwa kemenangan Jokowi-Amin di NTT karena rakyat NTT sangat mencintai Jokowi. Jadi, kata dia, tanpa tim sukses pun Jokowi sudah pasti menang di NTT.

“Pak Jokowi menang di NTT karena semua rakyat NTT mencintai Jokowi.Jadi bukan kami yang kerja. Kami ini hanya atur-atur orang agar orang pergi ke TPS memberikan suara untuk Jokowi-Amin,”tegas Gubernur Laiskodat yang diulangi Viktor Manek.

Untuk diketahui, dalam tahun anggaran 2019, APBD NTT untuk bidang infrastruktur kurang lebih Rp600 Miliar. Anggaran sebesar itu dikelolah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTT untuk pembangunan infrasturktur, seperti bidang jalan dan jembatan, embung, air bersih dan perumahan rakyat. Informasi yang diperolah media ini, proyek-proyek infrastruktur sudah mulai dikerjakan, dan ada banyak pula paket-paket proyek yang masih dalam proses lelang atau tender.

Wakil Gubernur NTT, Drs. Josep Nae Soi yang juga dijuluki ‘Gubernur NTT Dua’ belum lama ini mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan infrastruktur NTT, secara khusus jalan provinsi akan tuntas dalam waktu tiga tahun. Selain jalan, pemerintah juga menggencarkan pembangunan sarana air bersih, embung dan perumahan rakyat. Satu bukti keseriusan pemerintah adalah mengalokasikan anggaran infrastruktur dari APBD NTT sebesar Rp600 miliar lebih, yang sebelumnya hanya berkisar antara Rp300-400 miliar setiap tahun.

Dalam masa kampanye Pilkada Gubernur NTT 2018 lalu, Paket Viktory-Joss, telah menegaskan komitmen mereka akan menuntaskan program infrastruktur yang mereka sebut “JALA” alias Jalan, Listrik dan Air. Tiga proyek besar ini yang kini tengah disiapkan dan ada yang sudah mulai dilakukan demi menjawab janji-janji politik mereka. (bkr/sfn)

To Top