Ekbis

Kabar Gembira, ASN di Sikka Boleh Kapling Aset Daerah yang Tidur

Suara Flores
ASN Di Sikka Saat Apel Kekuatan di Halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Pada Senin (10/2/2020) Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka melaksanakan Apel Kekuatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan Eltari, Kecamatan Alok, Kota Maumere. Apel Kekuatan ini dihadiri Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Plh, Sekda Sikka, Wihelmus Sirilus dan segenap ASN di lingkup Setda Sikka.

Pada kesempatan itu, ada kabar gembira bagi seluruh ASN yang bekerja di Kabupaten Sikka. Bahwa Bupati Sikka membolehkan semua ASN untuk kapling aset-aset daerah yang tidur atau tidak dimanfaatkan selama ini.

“Kalau masyarakat belum mengambil kesempatan untuk berusaha, maka mulai hari ini, saya perintahkan semua ASN boleh kapling aset-aset yang selama ini tidak dimanfaatkan. Gunakan aset yang untuk peningkataan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kalau satu orang tidak mampu, bisa dibuat kelompok usaha. Satu kelompok lima orang ASN. Kalau satu orang 10 juta, maka lima orang lima puluh juta dijadikan modal usaha. Sudah bisa jadi orang kaya ke depan,” ujar Mantan Camat Nele itu pada kesempatan sambutan Apel Kekuatan tersebut.

Baca juga: Masih Banyak ASN yang Terlambat dan tidak Hadiri Apel Kekuatan

Baca juga: Rofin Kabelen dan Yos Paron Kabon Roketkan PAN-PKB di Flotim

Sebelumnya, Bupati SIkka memberikan apresiasi yang tinggi kepada Badan Pendapatan Daerah yang dipimpin Alfin Pareira. Bahwa Bapenda telah melakukan gebrakan pemungutan pajak mencapai target bahwa over target. Bapenda diminta lebih gencar lagi dengan mendorong pemanfaatan semua aset-aset daerah yang ada di Kota Maumere.

Bupati menghimbau agar semua aset-aset yang ada di Kota Maumere tidak boleh ada yang tidur. Semuanya harus jadi uang. Siapkan dan sewakan. Semua aset harus bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD.

“Saya contohkan ya, lokasi yang terletak di belakang Taman Tsunami, tidak boleh dibiarkan kosong.  Segera dikapling. Diberi format dan desain yang bisa mewakili pusat kegiatan dan kepariwisataan. Kalau ada ASN yang mau manfaatkan silakan. Dari pada uang untuk beli sofa ya lebih baik untuk berusaha. Jadi Bapelitbang, Bapenda, Bagian Aset dan Pariwisata untuk segera manfaatkan aset yang tidur,” ujarnya.

Lokasi itu, tambah dia, bisa dibuat tempat penjualan produk potensi daerah atau apa saja yang bisa menghasilkan uang.  

“Kapling tempat-tempat yang kosong dan manfaatkan untuk usaha produktif sebagai tambahan penghasilan. Kalau ada masyarakat yang bersedia, beri mereka kesempatan, jangan hambat masyarakat yang mau berusaha,” tandasnya. (sfn02).

To Top