Peristiwa

Kabupaten dengan Pasien Covid-19 Tertinggi di NTT, Kini Kembali ke Zona Hijau

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh foto bersama usai ceremoni pemulangan oleh Bupati Sikka di depan ruang isolasi RS TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka

MAUMERE, SUARAFLORES.NET—Kabupaten Sikka menjadi satu-satunya Kabupaten di NTT dengan angka pasien positif virus korona atau covid-19 tertinggi, yakni 27 orang. Kini, daerah yang dipimpin oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati SIkka Romanus Woga ini kembali ke Zona Hijau. Informasi ini diumumkan oleh Bupati Sikka saat pemulangan 6 orang pasien positif yang tersisah di ruang isolasi R.S T.C Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Flores (20/7) siang.

Peristiwa ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sikka di masa New Normal yang jauh sebelum itu diumumkan oleh pemerintah. Namun demikian, masyarakat diminta tetap mengikuti protokol kesehatan, yakni pakai masker, cuci tangan dan selalu jaga jarak.

“Hari ini menjadi hari terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sikka di tengah perang melawan korona. Semua pasien yang kemarin positif virus korona, hari ini (20/7) dinyatakan sembuh. Ada 6 orang yang kita pulangkan hari ini, sehingga totalnya 27 orang sudah dipulangkan. Sikka kembali ke zona hijau,” ujar Bupati Sikka yang biasa dipanggil Robi Idong itu.

Robi Idong mengungkapkan rasa syukurnya dan terima kasih kepada para dokter, perawat dan relawan serta segenap Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka, yang telah berjuang dengan keras sehingga Kabupaten Sikka dapat kembali ke Zona Hijau. Atas kesetiaan dengan penuh kesabaran dari semua tenaga medis, maka hari ini Nian Sikka Tanah Alok kembali ke Zona Hijau.

Terkhusus para pasien covid-19, lanjut Robi Idong, saat ini sudah dapat kembali hidup bersama keluarga di tempat masing-masing. Dan proses pemulangan ini difasilitasi oleh para petugas.

“Pemerintah menyampaikan permohonan maaf, apabila dalam pelayanan selama berada di ruang isolasi kurang memuaskan atau membosakan. Ini adalah perjuangan kita bersama dalam memerangi virus korona di Kabupaten Sikka. Ini adalah tahapan dalam penanganan covid-19, dan kita tahu bahwa semua negara sedang belajar dalam menangani virus berbahaya ini,” ujarnya.

Venny, penumpang Makasar Klaster KM. Lambelu menyampaikan terima kasih banyak atas upaya pemerintah dan pihak medis yang telah berjuang merawat mereka selama di ruang isolasi. Ia mengaku senang sudah diijinkan pulang ke kampung halamannya Desa Pemana.

“Kami berterima kasih banyak sudah sembuh dan diijinkan pulang ke rumah masing-masing. Sangat berterima kasih kepada petugas medis dan relawan yang sudah sabar merawat kami semua,” ujar Venny di pintu masuk ruang Isolasi R.S T.C Hillers Maumere setelah ceremoni pemulangan oleh Bupati Sikka.

Disaksikan Suara Flores, setelah ceremoni pemulangan 6 pasien, Bupati Robi Idong menyerahkan sertifikat dan bunga kepada masing-masing pasien sebagai bentuk ucapan selamat dan terima kasih karena sudah sembuh dari Covid-19. (sfn02).

To Top