Politika

Kunker ke Sikka, Wagub Nae Soi Pastikan NTT Merdeka Corona 15 Juni

Wagub Nae Soi (masker hitam) Saat Tiba di Bandara Frans Seda

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Wakil Gubernur NTT Yoseph A Nae Soi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (4/6/2020) pagi. Kunjungan ini menjadi pertama dilakukan Wakil Gubernur di Kabupaten Sikka, di tengah Pandemi Global Covid-19 yang mengintai rakyat di seluruh dunia. Di mana Kabupaten Sikka menjadi wilayah dengan angka positif Covid-19 tertinggi di NTT, yakni 27 orang yang saat ini 6 pasien positif dinyatakan sembuh.

Disaksikan Suara Flores, Wakil Gubernur beserta rombongan tiba di Bandar Udara Frans Seda menggunakan pesawat Trans Nusa kurang pukul 08:315 Wita.

Rombongan dijemput oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Ketua DPRD Sikka Donatus David beserta Forkopimda.

Di pintu masuk ruang VIP Bandara Frans Seda Wakil Gubernur Nae Soi di test suhu tubuh oleh petugas medis yang ada di lokasi.

“Saya tadi pikir suhu tubuh naik tinggi, ternyata normal. Memang kita orang NTT sehat-sehat semua,” ujar Nae Soi sambil melempar senyum di hadapan para petugas medis di Bandara Frans Seda.

Setelah beberapa menit di ruang VIP, menikmati kopi Flores, Wakil Gubernur berpisah dengan Bupati Sikka. Keduanya melaksanakan agenda kerja yang berbeda.

Agenda pertama Wagub Nai Soi, yakni mengunjungi Susteran di Kewapante untuk menyerahkan bantuan 2 ton beras, APD dan 1 Unit Mobil Tangki Air dar Bank NTT. Sedangkan Bupati Sikka melaksanakan kunjungan kerja di Desa Kojagete untuk menyerahkan bantuan.

Untuk melaksanakan agenda kerja, Rombongan Wagub NTT di dampingi Wakil Bupati Sikka Romanus Woga. Mereka lalu menyerahkan bantuan 1 ton beras di Panti Asuhah Ummul Mukminim. Lalu mengunjungi Lapas Maumere dan menyerahkan bantuan 500 APD.

Setelah itu, Wagub menyerahkan 1 ton beras untuk Susteran Alma dan 1 ton beras untuk Panti Asuhan Dympa/ Susteran CIJ di Warklau Maumere.

Nai Soi kemudian memantau Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Dalam kesempatan tersebut, Nai Soi menyerahkan Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Direktur Rumah Sakit TC Hillers Maumere sebagai salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di daratan Flores.

Nai Soi memberi apresiasi yang tinggi kepada seluruh petugas medis, baik dokter maupun perawat di seluruh NTT, khususnya Kabupaten Sikka. Ia menyebut para petugas medis sebagai pahlawan kesehatan yang berjuang keras, rela meninggalkan keluarga demi banyak orang.

“Kalian bukan pahlawan Covid-19 melainkan pahlawan kesehatan. Karena kalian tidak hanya menyelamatkan pasien Covid-19, tetapi banyak pasien penyakit lain seperti DBD dan lain sebagainya. Terima kasih banyak untuk pengabdian dan pelayanan kalian semua,” ujar Nae Soi.

Kepada para pekerja media, Nae Soi mengatakan bahwa NTT sedang menuju New Normal. Pada tanggal 15 Juni, yang tinggal beberapa hari lagi, semua Kabupaten di NTT menerapkan New Normal. NTT Merdeka dari Corona dengan mengikuti Protap kesehatan dari pemerintah pusat.

“Tanggal 15 Juni nanti semua Kabupaten di NTT memasuki masa New Normal tidak terkecuali. Iya, semua Kabupaten kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Kita Merdeka tapi tetap mengikuti arahan dari pemerintah pusat” ujarnya.

Dia menekankan bahwa tidak boleh ada lagi pembatasan-pembatan di titik manapun di wilayah perbatasan di seluruh NTT, termasuk di perbatasan Nagekeo, Ngada dan Larantuka.

Petugas tidak boleh lagi lakukan rapid test atau pun mengharuskan warga mengurus surat-surat ketika hendak bepergian.

“Tapi ingat, semua warga NTT harus tetap mengikuti protokoler kesehatan sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ujar Nae Soi.

Ia menekan, pemerintah setiap Kabupaten di NTT tidak boleh lagi melakukan pemblokiran atau pemagaran di batas wilayah masing-masing.

“Saya sudah hubungi Bupati Ngada dan Nagekeo agar tidak boleh lagi melakukan pembatasan di wilayah perbatasan. Semua harus dibuka,” tegasnya. (Sfn02).

To Top