Peristiwa

Misa di Masa New Normal, Warga Lansia Sakit dan Anak-Anak Belum Diizinkan

Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu

MAUMERE, SUARAFLORES.NET—Setelah kurang lebih tiga bulan, umat Katolik mengikuti misa secara online atau live streaming. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus korona atau covid-19 yang kian hari kian ganas dan mematikan. Kini, memasuki masa new normal, umat Katolik di wilayah Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka akan kembali mengikuti misa di gereja, dan akan dilaksanakan mulai 5 Juli 2020.

Namun demikian, pelayanan misa oleh Gereja Katolik ini dilakukan dengan berbagai aturan sebagaimana dalam protokoler kesehatan yang dihimbau oleh pemerintah pusat. Umat diminta tetap menjaga jarak, mengenakan masker dan selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Adapun beberapa arahan yang wajib diketahui dan diindahkan oleh setiap umat di wilayah Keuskupan Maumere. Anak-Anak yang belum menerima komuni pertama dan warga lanjut usia (lansia) yang sedang sakit belum diijinkan untuk mengikuti misa di gereja.

“Bagi lansia yang sakit-sakitan dan anak-anak yang belum menerima komuni suci pertama belum diijinkan untuk mengikuti misa di gereja,” ujar Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu di hadapan sejumlah wartawan di Lepo Bispu atau Rumah Uskup Maumere saat mengumumkan pelaksanaan misa pada era new normal di wilayah Keuskupan Maumere, Kamis (2/7/2020) pagi, kurang lebih pukul 09: 45 Wita.

Terkait jumlah umat, lanjut Uskup Edwaldus, kuota umat yang hadir yakni 30 porsen di wilayah kerja gereja atau juga kapela stasi tersebut. Artinya, jumlah umat tetap dibatasi dan selalu jaga jarak.

Untuk misa pemakaman jenazah atau orang mati akan dilayani di gereja atau kapela stasi. Hal ini dimaksudkan agar umat tetap mengikuti protokol kesehatan. Jika umat atau rumah duka jauh dari gereja, maka akan diberi kewenang kepada paroki dan petugas gugus tugas covid-19 untuk mengatur sesuai protokol kesehatan.

Uskup Edwaldus menambahkan, untuk pemberkatan nikah, permandian dan penahbisan sudah dapat dilakukan mulai tahun ini. Sedangkan untuk pelayanan Komuni Suci Pertama dan Sakramen Krisma belum dapat dilakukan.

“Semua dilakukan dengan mengikuti protokol kezehatan,” ujarnya.

Hadir dalam pengumuman pelayanan misa masa new normal ini, yakni Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka dan Danlanal Maumere serta sejumlah wartawan. (sfn02).

To Top