Edukasi

Padre Markus Solo Kwuta: SMPK Ile Bura mengantar saya ke Roma

Suara Flores

LARANTUKA, SUARAFLORES.NET — Perayaan 50 tahun berdirinya Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Ile Bura pada 31 Juli 2018 mendapat apresiasi secara luas oleh banyak pihak. Salah satunya, Padre Markus Solo Kwuta, SVD, alumnus yang kini telah dikenal publik melalui tugas yang diembannya. Ia menjadi Anggota Dewan Kepausan di Vatikan, Roma Italia mewakili kaum Asia Pasifik yang mengurusi bidang kerukunan hidup antar umat beragama di dunia.

Ia menyampaikan apresiasinya yang luar biasa kepada pendiri SMPK Ile Bura, Pastor  Lambertus Lame Uran, SVD (almahrum). Baginya, berkat mengenyam pendidikan di SMPK Ile Bura, telah banyak menginpirasinya hingga membuat dirinya kini telah mendunia. Padre Marco, demikian Ia biasa disapa dan dikenal di Vatikan, memenuhi janjinya untuk menghadiri langsung dan memimpin misa hingga melakukan dialog pendidikan pada pesta emas SMPK Ile Bura kali ini.

Ia mengikuti rangkaian acara secara penuh dari pagi hingga sore. Bukan hanya itu, Padre Marco datang bersama salah satu donatur pembangunan sekolah dan asrama putera-puteri SMPK Ile Bura, yakni Pastor Paroki Sta. Elisabeth Jerman yang telah banyak berkontribusi.

Dalam kotbahnya maupun  saat dialog tentang pendidikan ia mengharapkan agar SMPK Ile Bura tetap eksis dan bertahan hingga akhir zaman. Pendidikan hendaknya dijalankan bersifat holistik yang mencakup seluruh aspek yakni jasmani, rohani, intelektual, moral dan spiritual. Senantiasa berbasis pada Yesus sebagai model pendidik ideal. Sang guru yang tetap hadir bersama muridnya saat suka dan duka. Membuka wawasan, membuat anak-anak saling mengakui keunggulannya, menguasai media-media modern.

“Belajarlah pada Kitab Suci, meneruskan tradisi Ora et Labora serta selalu mengupayakan suasana pendidikan yang rukun dan suportif. Perlu ada kerjasama yang baik antar orang tua, guru, masyarakat dan tentunya lembaga komite,”ujarnya di SMPK Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores.

Baca juga: NASA Sukses Gelar Boot Camp 2018 di Maumere

Ia berharap agar pihak sekolah dapat membangun kemitraan yang baik. Bahwa apa yang sudah dijalankan selama ini dengan para donatur harus terus dipelihara dengan baik hingga masa depan.

“Saya kira, pembaharuan yang telah diletakan Pater Lame Uran ini harus dilanjutkan. Ada banyak nilai yang akan membuat generasi kedepan semakin jujur, mandiri, percaya diri, cerdas, kerja keras dan menjadi orang-orang yang berkembang. Generasi penerus harus mampu merubah hidup dan berkontribusi terhadap gereja, bangsa dan dunia,” pungkasnya saat berdialog bersama SuaraFlores.Net. (roberth).

To Top