Peristiwa

Penetapan Perdes PAUD HI Desa Bali Ledo Setelah Lewati Tujuh Tahap

Suasana saat Monev PAUD HI dan pada saat konsultasi publik Ranperdes PAUD HI di Desa Bali Ledo beberapa waktu lalu.

WAIKABUBAK, SUARAFLORES.NET,- Peraturan Desa tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Desa Bali Ledo yang ditetapkan pada Rabu (20/11) lalu telah melewati tujuh tahapan kegiatan.

Tujuh tahapan kegiatan yang dilalui adalah Pertama, rapat inisiasi penyusunan ranperdes. Kedua, Pembentukan Tim Perumus Ranperdes PAUD HI. Ketiga, penyusunan dan pembahasan Ranperdes PAUD HI. Keempat, konsultasi publik/ sosialisasi ke semua dusun. Kelima, rapat evaluasi ranperdes bersama Bagian Hukum Setda dan organisasi perangkat daerah atau OPD terkait di Bagian Hukum Setda. Keenam, penyempurnaan ranperdes berdasarkan masukan saat evaluasi di Bagian Hukum Setda. Ketujuh, Rapat Paripurna BPD Bali Ledo tentang Penetapan Ranperdes menjadi Perdes PAUD HI. Di samping itu, hal yang perlu dilakukan selain ketujuh tahapan tersebut yakni Pengundangan Perdes PAUD HI ke dalam Lembaran Desa Bali Ledo Tahun 2019.

Demikian dijelaskan Sekretaris Desa Bali Ledo, Siprianus D. Oru, saat membacakan laporan pelaksanaan kegiatan rapat paripurna BPD Desa Bali Ledo pada Rabu (20/11) lalu.

Dikatakannya, penetapan Perdes PAUD HI melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait di desa dan semua masyarakat berparitisipasi memberikan pemikiran terkait pentingnya perdes tersebut. Sekretaris Desa, menjelaskan, perdes tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif, yang menjelaskan bahwa Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Layanan stimulasi holistik mencakup layanan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan menjadi kebijakan pengembangan anak usia dini dengan melibatkan pihak terkait baik instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan orang tua.

Untuk menjamin pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia dini, kata Sekretaris Desa, Siprianus D. Oru, diperlukan upaya peningkatan kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan dan rangsangan pendidikan yang dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan, satuan layanan kesehatan dan gizi melalui posyandu, layanan Pendidikan melalui PAUD, layanan pengasuhan melalui Bina Keluarga Balita, layanan perlindungan anak dan layanan kesejahteraan memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan anak tersebut melalui kerjasama lintas sektor dengan sektor-sektor terkait. Amanat Presiden Republik Indonesia tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Bali Ledo Periode 2015 – 2020.

Dalam RPJM Desa Bali Ledo, jelas Sekretaris Desa, salah satu program peningkatan kualitas sumber daya manusia mengharuskan penyelenggaraannya dimulai dari Pendidikan anak usia dini yang dilakukan secara holistik integratif.

Program Pemerintah Desa Bali Ledo yang didukung penuh oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bali Ledo ini juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui BAPPEDA, Bagian Hukum Setda dan OPD Terkait serta Lembaga mitra Stimulan Institut Sumba dan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC).

“Atas dukungan berbagai pihak tersebut yang mampu menyadarkan pemerintah desa, BPD dan masyarakat sehingga pada tahun 2019 ini kami bersama-sama menginisiasi penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif, yang tahapannya saat ini kita saksikan bersama-sama pagelaran musyawarah atau Rapat Paripurna BPD Bali Ledo tentang Penetapan Ranperdes menjadi Perdes PAUD HI, “ujarnya.

Maksud dan tujuan dari kegiatan Rapat Paripurna BPD, kata sekretaris desa, adalah melakukan Penetapan Ranperdes menjadi Perdes PAUD HI oleh BPD Desa Bali Ledo.  Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan BPD dan Kepala Desa Bali Ledo tentang Penetapan Ranperdes menjadi Perdes PAUD HI. Penyerahan atau Serah Terima Dokumen Perdes PAUD HI dari Ketua BPD kepada Kepala Desa Bali Ledo. Penetapan Nomor Perdes PAUD HI oleh Sekretaris Desa Bali Ledo. Peserta yang terlibat dalam Rapat Paripurna BPD tersebut terdiri dari anggota BPD dan kepaladesa serta dihadiri juga oleh Sekretaris Desa,  Kepala Dusun, Ketua RT, Tokoh Masyarakat,  Kader Posyandu/BKB, Pengelola dan Pendidik PAUD dan mitra terkait; Stimulan Institut Sumba dan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) Sumba.  (bkr/SFN)

To Top