Edukasi

PMKRI Ruteng Gelar MPAB, Ketua Presidum: generasi milenial harus hindari aktivitas tidak produktif

Suara Flores
Calon Anggota Muda PMKRI Ruteng bersama Panitia dan DPC PMKRI Ruteng dan Perwakilan GMNI Manggarai

RUTENG, SUARAFLORES.NET — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santu Agustinus melaksanakan Masa Penerimaan Angota Baru (MPAB) yang ke XXIII (Minggu, 28/10/2018). 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai diikuti 50 an calon anggota muda PMKRI Ruteng dan  dihadiri oleh Senior dan Alumni PMKRI dan Perwakilan GMNI Cabang Manggarai.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membentuk Kader yang Militan di Era Milenial” dilaksanakan selama sepekan sejak tanggal 28 Oktober-03 November 2018.

Dalam sambutannya ketua Presidium PMKRI Ruteng, Servas Jemorang menekankan bahwa pentingnya kaum muda khususnya mahasiswa peduli dan peka terhadap kehidupan sekitar. Ia juga menegaskan generasi milinial jangan sampai terjebak dalam aktivitas-aktivitas yang tidak produktif.

“Ketika memilih bergabung di PMKRI, kalian sebagai mahasiswa harus peka terhadap situasi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Sebagai generasi milinial harus bisa memilih yang terbaik dari perkembangan teknologi, jangan sampai terjebak dalam aktivitas-aktivitas yang tidak produktif. Kerjakan yang terbaik untuk masa depan banyak orang,” ujarnya.

Baca juga: Perlahan Kristo Blasin Mengobati Kerinduan Masyarakat Ile Boleng

Ia menambahkan kecendrungan generasi milenial hari ini, adanya sikap acuh terhadap situasi sekitar dan lebih berorentasi pada kepentiangan pribadi.

“Banyak mahasiswa yang lebih mementingkan diri sendiri, suka puja-puji diri sendiri dan mengabaikan nilai-nilai kebersamaan” tambahnya.

Senada dengan itu, Alexius Arman Jaya, dalam sambutannya mewakili Alumni  mengatakan bahwa bergabung di organisasi merupakan pilihan yang tepat. Ia berharap kepada calon anggota muda PMKRI Ruteng agar melewati semua proses pembinaan di organisasi tersebut.

“Pilihan dari adik-adik untuk berorganisasi merupan pilihan yang tepat. menjadi mahasiswa harus belajar berorganisasi. Apapun organisasinya. Saya berharap adik-adik melewati semua proses pembinaan di PMKRI” tegasnya. (Apri/sfn10).

To Top