Politika

Reses Perdana Julie Laiskodat di Dapil, Tanam Kelor di Rujab Bupati Sikka

Suara Flores
Julie Laiskodat dan Justin (Anak Bupati Sikka), Pembudidaya Kelor Marsel Isak dan Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sikka

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Sebulan setelah dilantik menjadi Anggota DPR RI, Julie Laiskodat melakukan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT I yang mencakupi Flores, Lembata dan Alor. Pada Minggu (15/3/2020), Julie Laiskodat melakukan reses di Kabupaten Sikka. Salah satu kegiatannya, yakni melakukan penanaman kelor di Rumah Jabatan Bupati Sikka, Jalan Eltari, Kota Maumere.

Saat melakukan penanaman simbolis anakan kelor di lahan seluas seperempat hektar (ha), Anggota DPR RI Komisi IV didampingi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Ketua Tim Penggerak PKK, Maria Cahyani Idong serta sejumlah Kepala Dinas.

“Saya berharap agar kelor-kelor yang sudah ditanam ini dapat tumbuh subur dan bermanfaat bagi masyarakat. Kelor memiliki banyak manfaat yang harus terus kita sampaikan atau sosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Julie di depan Rujab Bupati Sikka.

Kepada Bupati Sikka, ia mengingatkan agar dapat menggerakan semua ASN tanam kelor dan jadi pembudidaya kelor. ASN bisa memulai dan mengingatkan kepada masyarakat Sikka pada umumnya tentang manfaat daun kelor, biji kelor dan juga akar kelor.

“Saya berharap agar Pak Bupati dapat menterjemahkan program Pak Gubernur NTT dengan cara tanam kelor sebanyak-banyaknya. Ingatkan semua ASN untuk tanam kelor, baik di rumah atau pun di kebun. Tanam dan jadilah pembudidaya kelor di Sikka.

Baca juga: Kapolres Flotim: Delapan orang jadi tersangka dalam kasus berdarah Sandosi

Baca juga: Hidup Sehat Tanpa DBD, FKUB Gelar Bakti Sosial, Partisipasi Warga Rendah

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengaku siap menggerakan ASN untuk tanam kelor atau budidaya kelor.

“Kami siap melaksanakan perintah. ASN, kelompok tani dan masyarakat sudah mulai kami gerakan,” ujar Bupati Robi.

Sebelumnya Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengeluarkan instruksi agar seluruh Kabupaten di NTT wajib tanam kelor, minimal 1000 anakan kelor.

“Kelor itu memiliki manfaat yang tinggi, multifungsi. Saya minta semua bupati di NTT wajib tanam kelor untuk kesehatan dan kesejahteraan kita semua,” ujar Viktor. (sfn02).

To Top