Edukasi

Respon Himbauan Presiden Soal Covid 19, Pelatihan MTBS Dihentikan Sementara

Suasana Pelatihan MTBS Tingkat Kabupaten Sumba Tengah.

WAIBAKUL, SUARAFLORES.NET,- Pelatihan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Tingkat Kabupaten Sumba Tengah yang rencananya dilaksanakan selama empat hari terpaksa dihentikan sementara. Hal ini untuk merespon himbauan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Minggu (15/3) lalu terkait mewabahnya Covid 19 atau Virus Corona.

Penghentian Pelatihan MTBS yang baru dilaksanakan dua hari sejak Selasa, 17 Maret lalu dilakukan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah setelah diminta oleh pihak Save the Children sebagai penyelenggara yang mensponsori kegiatan tersebut. Permintaan ini diamini pihak Dinas Kesehatan dan dua orang fasilitator Pelatihan MTBS yakni Dr. Ina Debora Ratu Ludji, S.Kp, M.Kes, dari Poltekes Kupang dan Agnes Raro, S.Tr.Keb, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Ferdinandus Kea, A.Md.kep, di hadapan peserta dan fasilitator Pelatihan MTBS pada Rabu (18/3) lalu, mengemukakan, mewabahnya Virus Corona atau Covid 19 sungguh meresahkan semua masyarakat. Walaupun di Sumba secara keseluruhan dan Sumba Tengah belum ada tanda-tanda Covid 19, namun, kita harus waspada agar semua menjadi nyaman dan sehat. Hal yang paling penting adalah kita perlu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS agar terhindar dari virus dan bakteri penyakit. Sehubungan dengan Covid 19, lanjutnya, ada sejumlah agenda atau kegiatan yang terpaksa ditunda seperti sosialisasi dalam bentuk pemutaran film kepada masyarakat terkait kesehatan dan lainnya dihentikan sementara. Bahkan, dalam interaksi harian, semua masyarakat diminta untuk menjaga jarak dan tidak bersalaman atau berciuman agar menghindari Virus Corona.

Sementara itu, Silvester Nusa dan Apry Selwin Leokuna dari Save the Children, mengemukakan, pentingnya menghentikan sementara kegiatan pelatihan tersebut guna memastikan semua peserta aman dan sehat. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjawab keresahan masyarakat dan berbagai himbauan Presiden RI dan Gubernur NTT serta para Menteri Kabinet yang sudah menganjurkan untuk tidak beraktifitas dalam bentuk pertemuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk kelanjutan dar Pelatihan MTBS ini rencananya akan dilakukan setelah keadaan normal kembali.  (bkr/SFN).

To Top