Politika

Surat Edaran Gubernur NTT, Mulai Tanggal 18 Mei ASN Kembali Bekerja di Kantor

Suara Flores
Data Perkembangan OTG, ODP, PDP dan Pasien Konfirmasi POSITIG COVID-19 DI WILAYAH NTT, Minggu 17 MEI 2020

KUPANG, SUARAFLORES.NET — Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur mengeluarkan Surat Edaran Gubernur NTT Nomor BKD. 840/30 tentang pengaktifan kembali pelaksanaan aktifitas pembangunan dan pelayanan kemasyarakat pada organisasi perangkat daerah lingkup propinsi Nusa Tenggara Timur. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Wali Kota Kupang dan para bupati seluruh NTT, dan para pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup propinsi NTT.

Surat edaran tersebut menjelaksan bahwa mulai Senin 18 Mei 2020, aktifitas pemerintahan dibuka kembali. Baik di tingkat propinsi maupun kabupaten kota seluruh NTT.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Propinsi NTT, Ardu Marius Jelamu melalui jumpa pers yang disiarkan secara langsung melalui fanpage pusdalops propinsi NTT, Jumat (15/5/2020) siang.

“Pemerintah harus tetap bekerja mengingat ekalasi penularan virus corona di NTT, dilihat dari dari segi statistik semakin naik. Oleh karena itu, perlu kesiagaan pemerintah dan masyarakat seluruh Nusa Tenggara Timur. Pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan covid-19, tetapi juga pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat NTT, dan seluruh skenario tata kelola pembangunan,” ujar Marius.

Baca juga: Total Pasien Positif Covid-19 di NTT Menjadi 68 Orang, 6 Sembuh, 1 Meninggal Dunia

Baca juga: Mahasiswa Perantau di Tengah Wabah Corona, Anton Doni: Pemerintah jangan menutup mata!

Marius mengatakan, walau semua aktifitas mulai dijalankan kembai pada 18 mei nanti, namun protokol kesehatan tetap di prioritaskan. Setiap kantor pemerintahan, petugas termogran akan mengukur suhu tubuh dari semua aparatur sipil negara yang masuk kantor. Dan disiapkan desinfektan agar sebelum masuk kantor cuci tangan terlebih dahulu. Dan di dalam ruangan akan diatur secara fleksibel oleh pimpinan perangkat daerah.

Surat edararan, lanjut dia, bersifat fleksibel, Tidak hanya semua ASN, pimpinan daerah dan pimpinan OPD harus bisa mengaturnya sesuai protokol yang ada.

Surat Edaran ini tentu mendapat kritikan dari masyarakat, dengan berbagai analisis pro dan kontra. tapi pemerintah memiliki alasan yang kuat. Bahwa menanganani covid-19 dan kehidupan sosial masyarakat,, pemerintah harus bekerja dan siaga di kantor-kantor. Pemerintah harus bekerja untuk menjaga NTT.

“Ini semua demi kebaikan bersama. Dan diharapkan pengertian baik dari seluruh masyarakat. Karena setelah dua bulan terahkir, kerja dari rumah sangat tidak efektif, dan kinerja pemerintah menjadi lemah. Karena itu Gubernur Viktor Laiskodat dan Wakil Gubenur Joseph Nae Soi mengeluarkan surat edaran agar siaga di kantor-kantor. Dan semua program pembanguan tetap berjalan,” ujarnya. Sedikitnya ia menambahkan bahwa semua daerah, semua Bupati di NTT diberi kebebasan untuk menerapkan secara fleksibel. Pemerintah akan terus evaluasi dari hari ke hari terkait dengan pengaktifan kembali kegiatan ASN di seluruh NTT. (sfn01).

To Top