Infrastruktur

Tahun 2019, PDAM Tirta Komodo Optimis Hadapi Tantangan

Suara Flores

RUTENG, SUARAFLORES.NET — Manajemen PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai diharapkan semakin optimis dengan tantangan Tahun 2019. Perusahaan milik Pemkab Manggarai ini sudah melayani 22. 000 sambungan rumah (SR) atau kurang lebih 120 ribu jiwa. Disisi lain, masih banyak warga yang harus mendapat pelayanan air minum bersih melalui PDAM.

“Tahun 2019 akan ada pengembangan unit pelayanan baru di antaranya Poco Leok, Langke Majok, Cibal Barat, Poka, dan Dalo. Butuh kerja keras dan kersama agar masyarakat dapat dilayani dengan baik,” ujar Direktur PDAM Tirta Komodo Man Klemens melalui sambutannya dalam Acara Natal Bersama Keluarga Besar PDAM, belum lama ini di Ruteng.

Acara Natal ini diikuti pegawai PDAM Tirta Komodo baik yang bekerja pada kantor pelayanan Pusat di Ruteng maupun yang melayani di beberapa Ibu Kota Kecamatan, yakni Iteng, Narang, Cancar, Pagal, Wae Rii  dan Reo.

Tampak Kabag Keuangan Bernadeta Juita, Kabag Pelayanan Pelanggan Kresensia Bom bersama keluarga hadir dalam acara yang digelar di halaman Kantor Pelayanan PDAM itu.

Selain dihadiri kalangan pegawai, Natal Bersama Keluarga Besar PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai dihadiri Kepala Kantor Pos Ruteng Faris, beberapa pegawai yang purna tugas di antaranya mantan Kabag Tehnik Yoseph Hormat serta keluarga pegawai.  

Baca juga: PDAM Tirta Komodo Tanam Pohon di Mata Air Wae Watang

Baca juga: Sekilas Tentang PDAM Tirta Komodo

Baca juga: Direktur Baru PDAM Tirta Komodo Dilantik

Klemens meminta agar manajemen PDAM selalu optimis melihat tantangan yang bakal di hadapi pada Tahun 2019.

Tantangan itu, lanjut salah seorang pendiri Porkemi (Persatuan Olahraga Kempo Indoensia) itu,  wajib dilihat sebagai peluang untuk semakin melayani masyarakat pelanggan di Manggarai dengan baik.

Karena pelayanan PDAM dalam bidang air minum cukup strategis, maka acapkali manajemen dan direksi mendapat kritik dan koreksi keras dari pelanggan.

Namun, kritik dan koreksi itu, lanjutnya, harus dilihat sebagai pelecut semangat untuk menjadi lebih baik.

“Indikatornya adalah perubahan konkret dalam lima tahun terakhir, kita maju karena kita bersama,” kata pria yang juga menekuni profesi sebagai advokad itu.

Bagi Klemens, perkembangan yang dilalui PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai, bukan karena kerja satu orang, melainkan kerja bersama manajemen PDAM Tirta Komodo khususnya para pegawai.

“Saya berterima kasih atas pengorbanan teman-teman. Mari kita tetap bergotong royong melayani masyarakat, “ ujarnya.

Ia meminta, direksi dan pegawai untuk semakin bekerja dalam sistem yang padu. Sistem kerja yang terukur akan memandu perusahaan daerah agar melayani masyarakat dengan pekerjaan yang fokus, terukur dan tuntas. Manajemen PDAM juga akan menggenjot pendekatan pelayanan dengan meningkatkan kerja sama dengan PT. Pos Indonesia. Misalnya, untuk melayani unit pelayanan baru yang akan dikembangkan pada Tahun 2019. (sfn09).

To Top