Politika

Tahun 2020, Batang Padi dan Jagung Bisa “Disulap” Jadi Uang dan Pakan Ternak

Pertemuan Gubernur NTT dan Bupati Ende Bahas Pembangunan di Ende

KUPANG, SUARAFLORES.NET–Gubernur NTT, Viktor Laiskodat meminta para Bupati untuk memanfaatkan batang padi dan batang jagung sebagai pakan ternak. Setelah panen, batang padi dan batang jagung dapat diolah menjadi pakan ternak.

Gubernur Viktor pun sudah perintahkan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan untuk memanfaatkan setiap batang padi dan jagung yang telah selesai dipanen untuk diolah jadi pakan ternak.

“Dulu batang padi dan jagung setelah dipanen langsung dibakar. Saat ini saya sudah perintahkan untuk dijadikan pakan ternak. Tinggal nanti batang tersebut difermentasi sehingga kadar gizinya tetap terjaga dengan baik. Bila perlu dicampur juga dengan daun kelor, (marungga). Nanti Pemerintah Provinsi melalui PT. Flobamora akan membeli langsung batang padi dan jagung tersebut dari para petani, untuk diolah menjadi pakan ternak. Jadi batang padi dan jagung memiliki banyak manfaat, jadi uang dan jadi pakan,” ujar Laiskodat saat diskusi bersama Bupati Ende Muhamad Djafar Ahmad di ruang kerjanya di Kupang, (8/1/2020).

Sebelum mengakhiri pertemuan ini, Gubernur berpesan agar sebagai kepala daerah mampu menunjukan kreatifitasnya didalam memimpin suatu wilayah. Karena dengan kreatifitas itu mampu memunculkan ide – ide brilian yang dapat dijadikan tolak ukur dalam mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu Bupati Ende, Djafar Ahmad menuturkan bahwa pertemuannya dengan Gubernur bersamaan dengan 1 tahun masa kepemimpinannya di Kabupaten Ende.
Djafar menuturkan bahwa secara keseluruhan progres pembangunan di Kabupaten Ende secara keseluruhan boleh dikatakan ada peningkatan.

Baik itu ekonomi mikro, pariwisata juga berjalan baik, maupun berkaitan dengan angka keselamatan ibu melahirkan yang mengalami peningkatan.

Mantan wakil Bupati Ende ini juga meminta kepada Gubernur agar berkenan memberikan pelatihan maupun arahan -arahan kepada para ASN Esselon II di Kabupaten Ende, agar kedepan ketika mereka menduduki suatu jabatan di Pemerintahan Kabupaten Ende, mereka sudah mengerti dan paham tentang arah kebijakan Gubernur, sehingga program Pemerintah Provinsi dan Kabupaten boleh bersinergi.

Turut hadir pada kesempatan ini, mantan Ketua DPRD Provinsi NTT, H. Anwar Pua Geno, dan juga Staf Khusus Gubernur NTT bidang Ekonomi dan Pembangunan, Prof. Daniel D. Kameo, pH.D. (sfn/miko).

To Top