Edukasi

Tim Penyusun Sempurnakan LKA dan LKS Pembelajaran Dari Rumah Selama COVID-19

Suasana kegiatan finalisasi penyusunan LKA dan LKS pembelajaran dari rumah selama masa pandemic COVID-19 Kabupaten Sumba Barat.

WAIKABUBAK, SUARAFLORES.NET,- Menindak-lanjuti himbauan pemerintah pusat terkait pembelajaran dari rumah selama masa COVID-19 bagi daerah yang zona kuning, zona oranye dan zona merah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat bersama Perkumpulan Stimulant Institute (PSI) dan Save the Children menyusun lembar kerja anak dan lembar kerja siswa (LKA – LKS).

Penyusunan materi pembelajaran selama masa COVID-19 ini melibatkan perwakilan kepala sekolah, guru, tendik dan pengawas. Pada setiap jenjang pendikan, para peserta dibagi menurut kompetensi masing-masing. Untuk jenjang TK/PAUD yang terlibat adalah perwakilan Kepala TK dan Tendik PAUD. Untuk Kelas Rendah SD yakni Kelas 1-3 melibatkan guru kelas rendah, dan untuk Kelas Tinggi SD yakni Kelas 4-6 melibatkan perwakilan guru dan pengawas kelas tinggi.

Hingga saat ini, LKA PAUD dan LKS SD telah dibuat untuk periode Juli sampai Agustus, sedangkan untuk bulan September sampai Desember akan dilanjutkan lagi penyusunannya.

Sebagaimana terlihat pada pertemuan finalisasi penyusunan LKA dan LKS yang berlangsung di SD Tabula Dara pada Jumat (3/7) lalu, masing-masing kelompok mempresentasikan silabus dan LKA serta LKS. Setelah presentasi, para peserta lainnya diminta memberikan masukan atau komentar terkait kompetensi dasar yang mau dikembangkan, tujuan, bahan dan alat, sumber referensi serta petunjuk bagi orang tua dalam mendukung pembelajaran anak di rumah.

Kegiatan finalisasi penyusunan LKA dan LKS ini difasilitasi oleh Program Koordinator PSI, Jefry Rouki dan ECCD Specialist Save the Children, Yoan Paubun serta tim Pendidikan dari PSI.

Program Koordinator PSI, Jefry Rouki, di sela-sela kegiatan tersebut, mengemukakan, penyusunan LKA dan LKS ini sebagai salah satu bentuk dukungan PSI dan Save the Children kepada pemerintah daerah. Salah satu prinsip utama dari kegiatan pembelajaran di rumah adalah kesehatan dan keselamatan yang diutamakan. Dalam pembelajaran dari rumah, para tim penyusun mengintegrasikan konsep pendidikan karakter, kecakapan hidup dan pembiasaan protokol kesehatan.

Tim Penyusun LKA TK/ PAUD;

  1. Ester Kareri Landa;
  2. Yoice K. Dima;
  3. Paulina R. Kaka;
  4. Margaretha Nono;
  5. Asri Dorce Ina;
  6. Martha Wannaway;
  7. Agustina Malo.

Tim Penyusun Kelas Rendah Sekolah Dasar;

  1. Kristina L. Deke;
  2. Istiniawati Bayo;
  3. Irnawati J.D.Wawo;
  4. Sarce Mauding;
  5. Rolina A.A. Radjah;
  6. Mariana R. Sedu.
  7. Antonius D. Bili.

Tim Penyusun Kelas Tinggi Sekolah Dasar;

  1. Yakobus U. Dagha;
  2. Yayuk S. N. Nubatonis;
  3. Antonius Tamo Ama;
  4. Alexander L.K.Mesa;
  5. Maria Dimu;
  6. Obed Ledi;
  7. Agustina Ali;
  8. Paulus Ng. Bili.

Penyusunan LKA maupun LKS mempertimbangkan ketersediaan bahan dan alat di desa atau rumah. Hal yang paling penting adalah peran orang tua dalam mendukung pembelajaran dari rumah. Rencananya, sebelum pelaksanaan tahun ajaran baru, dokumen LKA dan LKS telah didistribusi ke semua sekolah dan peserta didik.  (bkr/SFN)

To Top