Edukasi

Tindaklanjuti Arahan Presiden, WVI Luncurkan Buku Panduan Pendidikan Karakter Konterktual

Suara Flores

SUARAFLORES.NET — Dalam upaya penerapan pendidikan karakter sesuai dengan strategi pendidikan nasional dan menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo dalam Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Wahana Visi Indonesia dalam strategi pengembangan program baik secara nasional maupun daerah termasuk Kabupaten Sikka telah melakukan pendampingan terhadap penguatan pendidikan karakter yang dinamakan Pendidikan Karakter Kontekstual dengan Spirit Kulababong.

Di Kabupaten Sikka, WVI bekerjasama dengan Dinas PKO Kabupaten Sikka sudah bekerjasama sejak tahun 2012 untuk pendampingan guru dan pengembangan metode pembelajaran kontekstual yang mudah diterapkan oleh guru-guru di sekolah. Pendidikan Karakter Kontekstual dengan Spirit Kulababong juga sudah dikenal di tingkat nasional karena berhasil meraih penghargaan MDGs Award pada tahun 2013.

Selain itu, sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Sikka tidak hanya menjadi rujukan studi banding bagi Kabupaten lain di daratan Flores ini, namun Negara-negara Asia Pasifik pun sudah pernah melakukan kunjungan dan mengapresiasi proses dan hasil yang sudah dilakukan oleh Kemitraan WVI dan Dinas PKO Kabupaten Sikka ini.

Sedangkan di level nasional, untuk percepatan dan sinergisitas program nasional dan strategi di daerah-daerah, Proses implementasi Penguatan Pendidikan Karakter ini telah menghasilkan dokumen-dokumen sebagai panduan untuk implementasi PPK. Sikka juga sudah berkontribusi untuk pembuatan Buku Panduan Pendidikan Karakter yang telah digunakan sebagai buku Panduan Penguatan Pendidikan Karakter kerjasama WVI dan Kemendikbud.

Baca juga: WVI Luncurkan Buku Panduan Praktis Pendidikan Karakter

Baca juga: Dana Desa Harus Dukung Layanan PAUD HI

Dokumen ini digunakan di sekolah-sekolah Percontohan dan Sekolah-sekolah imbas dalam implementasi PPK. Pada level Nasional Wahana Visi Indonesia dalam kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menerbitkan satu buku dengan Judul ’Buku Panduan Praktis Penguatan Pendidikan Karakter’. Buku ini sebagai hasil dokumentasi dari praktek baik implementasi Pendidikan karakter Kontekstual di beberapa daerah program WVI.

Buku ini baru diluncurkan pada bulan Februari tahun 2019 saat itu Plt Kadis PKO Kabupaten Sikka diundang untuk menjadi salah satu narasumbernya, sehingga masih sangat baru untuk para pendidik dalam menerapkan Pendidikan Karakter. Maka, buku ini perlu diperkenalkan kepada para pendidik melalui kegiatan diseminasi Buku Panduan Penguatan Pendidikan Karakterdi Kabupaten Sikka.

Kegiatan yang berlangsung di Waility Hotel, Kecamatan Alok Barat, Kota Maumere ini dilaksanakan selama 3 hari terhitung tanggal 9 sampai 11 September. Sebanyak 50 peserta dari kurang lebih 18 sekolah di 3 kecamatan, yakni Nita, Lela dan Doreng. Fasilitator yang hadir adalah Yusuf dari LPMP Provinsi Sumatera Utara yang juga merupakan instruktur nasional untuk pendidikan karakter. Selain itu juga difasilitasi oleh Saskia Rosita Indasari, spesialis bidang pendidikan Zonal NTT Wahana Visi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menghimbau agar sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sikka menerapkan penguatan pendidikan karakter dengan cara memperkuat integrasi nilai-nilai dan karakter positif dalam pembelajaran di sekolah.

“Hal ini dilakukan untuk mempermudah implementasinya. Buku ini menjadi salah satu referensi yang bisa digunakan oleh semua tenaga pendidik. Sekolah bukan hanya menjadi tempat anak untuk meningkatkan kapasitas akademik saja, tapi juga menjadi tempat untuk memperkuat karakter anak Sikka” ujar Bupati Sikka. (sfn02).

To Top