Kesehatan

Uskup Maumere: Tak Disangka, Pemerintah Bantu APD Saat Gereja Memasuki Kernormalan Baru

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Saat Menyerahkan Bantuan APD Secara Simbolis dan diterima langsung oleh Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu

MAUMERE, SUARAFLORES.NET–Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu tampak haru saat mendapat bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari pemerintah daerah di saat Gereja Katolik memasuki Kenormalan Baru atau New Normal. Bantuan tersebut menjadi berita gembira bagi Keuskupan Maumere yang sangat membutuhkan untuk mencegah penyebaran Virus Korona di masa New Normal.

Demikian hal itu disampaikan Uskup Maumere melalui sambutan saat menerima bantuan APD dari pemerintah yang diserahkan langsung oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, (2/7/2020). Penyerahan APD tersebut disaksikan Wakil Bupati Sikka, Danlanal Maumere, Kepala BPBD dan Sekretaris Uskup Maumere serta sejumlah pekerja media.

Sejumlah APD yang diserahkan Bupati Sikka antara lain fice shield (pelindung muka), masker kain; sarung tangan, tempat cuci tangan,  disinfektan, hand sanitizer, thermo gun dan fasilitas lainnya.

Dalam kesempatan itu, Uskup Edwaldus mengaku bahagia setelah melihat bantuan APD yang sangat banyak dari pemda. Padahal, pihaknya sedang berpikir dan berjuang keras untuk mendapat APD di saat gereja harus kembali dibuka untuk melayani misa dan kegiatan lain bagi umat.

“Kami tak menduga harus mendapat bantuan APD pada hari ini. Ini di luar dugaan. Bahwa benar sekarang Keuskupan Maumere tengah mempersiapkan diri untuk memasuki kenormalan baru. Ini semacam berita gembira bagi kami. Terima kasih banyak Pak Bupati dan Wakil Bupati Sikka,” ujarnya.

Ia berharap agar pihak paroki atau semua gereja dapat menggunakan bantuan ini secara baik dan benar. Demikian juga kepada seluruh umat di Keuskupan Maumere agar memanfaatkan alat-alat ini pada masa new normal untuk mencegah covid-19.

“Saya berharap agar umat di seluruh paroki wilayah Keuskupan Maumere dapat memanfaatkan secara baik bantuan ini. Tetaplah menjaga jarak, cuci tangan dan selalu menggunakan masker,” harap Uskup Maumere.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan, penyerahan bantuan ini dilakukan oleh pemerintah melalui gugus tugas untuk seluruh tempat-tempat publik termasuk tempat ibadah.

“Puji Tuhan ini sesuai waktunya,” ujar Bupati Sikka yang biasa dipanggil Robi Idong ini.

Robi Idong mengatakan, bantuan tersebut merupakan produk Bela Beli Sikka, karya anak Sikka melalui PT. Langit Biru. Bahwa di tengah pandemi, memasuki krisis ekonomi global kita mesti kreatif dalam menciptakan pasar, termasuk produksi APD ini.

Ia mengatakan bahwa pelaksanaan New Normal di Kabupaten Sikka, didahului dengan edukasi dan simulasi. Diharapkan akhir bulan Juni ini benar-benar normal atau kembali ke zona hijau.

Robi menambahkan, kondisi penyebaran virus korona di Sikka terdapat 27 orang positif, dan didominasi oleh warga Sikka yang pulang rantau atau datang dari luar. Sebagaimana Presiden Jokowi mengijinkan kapal pelni tetap berlayar saat itu.

Sebagai pemimpin daerah, bersama seluruh elemen dan forkopimda berjuang keras sehingga sampai saat ini hampir semuanya sembuh.

“Sudah 21 orang dinyatakan sembuh. Kini yang masih dirawat tinggal 6 orang saja. Artinya dalam waktu dekat wilayah kita ini kembali hijau,” ujarnya.

Di hadapan Uskup Maumere, Robi Idong mengaku bangga atas kerjasama pemerintah, gugus tugas dan masyarakat sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan tidak terjadi transmisi lokal atau penyebaran virus di tengah masyarakat.

“Pemerintah tetap kerjasama dengan Keuskupan Maumere. Mohon dukungan dalam pelaksanaan new normal, terutama tempat-tempat ibadah. Pemerintah melalui tim akan melakukan pendampingan sebagaimana dalam pedomaan pelayanan di tempat-tempat ibadah,” tandasnya. (sfno2)

To Top