Edukasi

Wabup Agus Boli Ajak Orang Muda Lawan Mental Malas dan Boros

Wabup Flotim Agus Payong Boli,SH ditemani Ketua Yapersuktim, Rm. Thomas Labina,Pr, Kadis PPO Flotim, Bernard Beda Keda, Camat Kelubagolit, Lambert Ulin Tokan, Tokoh masyakat Qadar Jafar dan beberapa lainnya saat melayat di Rumah Duka di Desa Horinara, usai hadiri acara Pengukuhan Terpadu PAUD/TK se Kelubagolit, Di Horinara, 13 Juni 2019. (Foto: RBT/SFN)

LARANTUKA, SUARAFLORES.NET,–Wakil Bupati Kabupaten Flores Timur (Flotim), Agustinus Payong Boli,SH mengajak seluruh elemen masyarakat, baik para tokoh masyarakat maupun orang muda untuk melawan mental malas dan boros yang hingga kini masih menjadi sebab utama banyak masyarakat masih jatuh miskin alias hidup tidak sejahtera.

Ajakan Agus Boli tersebut terus disampaikan saat menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan anak-anak PAUD/TKK se Wilayah Kecamatan Kelubagolit di Desa Horinara, belum lama ini.

Menurutnya, ada 4 hal utama atau yang disebutnya sebagai mental fatalistik yang menjadi penyebab melemahnya ketahanan ekonomi masyarakat, yang harus dilawan orang muda, yakni Pertama, menurunnya etos kerja/malas. Dimana masih banyak orang muda yang bangun tidur jam 10.00 pagi, tapi langsung main Facebook sampai dinihari setiap hari. Kedua: Sulit tunda kenikmatan/boros alias belanja tanpa kendali prioritas dan lampaui pemasukan. Ketiga, hilangnya budaya menabung, dimana semua pemasukan langsung dibelanja tanpa rencana. Keempat, meningkatnya budaya konsumerisme, dimana hanya bisa gunakan tanpa niat untuk menghasilkan.

“Saya juga minta, khusus beban pesta yang berlebihan pada orang mati dan pesta-pesta lainnya seperti sambut baru, perlu dibuka ruang kesepakatan di tingkat desa antar tokoh masyarakat dan pemerintah desa supaya ada pengendalian minimalisir biaya. Karena ini juga salah satu penyebab warga jatuh miskin,”pungkasnya serius.

Ditegaskannya, jika tanpa gerakan melawan mental fatalistik ini maka kemiskinan struktural akibat perilaku malas dan boros tidak bisa terhindarkan.

“Olehnya, saya kira hanya ada dua kata kunci yakni jangan malas kerja supaya produktivitas ekonomi terus bertambah, dimana pendapatan perkapita naik, maka masyarakat akan sejahtera dan tidak jatuh miskin. Berikutnya, jangan boros supaya pendapatan yang ada ditabung untuk masa depan pendidikan, urus kesehatan keluarga dan biaya kebutuhan lainnya. Jadi, mari saatnya lawan kemalasan dan pemborosan. Bangunlah juga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk ketahanan ekonomi di desa. Karena BUMDes, adalah salah satu lokomotif di desa saat ini. Bangunlah BUMDes bersama, dan antar wilayah ekonomi, buka jejaring bisnis untuk meningkatkan harga komoditi petani. Gunakan secara baik BUMDes baik sebagai wadah sosial maupun profit oriented di desa,”ujarnya semangat.

Arahan ini pun pernah disampaikan saat open house Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 Wabup Agus Boli se Adonara yang berpusat di halaman Kantor Kecamatan Kelubagolit. Saat itu Wabup Agus Boli meminta dukungan para tokoh masyarakat, agama, kepala desa dan elemen lainnya agar bersama-sama membangun kesepakatan meminimalisir beban biaya pesta yang terlalu berlebihan. Ajakan ini sempat mendapat respons positif semua undangan, termasuk tokoh masyarakat Hinga Nuen Tokan, Doni Nius Tokan dan Kades Hinga, Suban Tokan langsung menyatakan sikapnya mendukung.

Bahkan, sempat direncanakan akan digelar seminar atau semacam forum diskusi untuk mensosialisasikan ide dan gagasan ini, untuk kemudian dirumuskan kedalam Peraturan desa. Hanya saja, hingga kini rencana itu belum terealisasi. Pikiran segar orang nomor 2 Flotim ini saat pengukuhan terpadu  12 TKK, 2 PAUD dan 2 KOBER se Kelubagolit, di Horinara, 13 Juni 2019 lalu, dimana selaras dengan tema utama kegiatan tersebut, yakni, “Anak Cerlah Hari Depan Cerah, Tetaplah Menjadi Bintang Yang Cerdas dan Berkarakter.”

Acara itu ikut dihadiri Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Flotim, Bernard Beda Keda, Ketua Yapersuktim, Rm. Thomas Labina, Pr, Camat Kelubagolit, Lambert Ulin Tokan dan Kepala UPT Pendidikan Kelubagolit, Jamil Demon Bahy. Dan Juga sejumlah tokoh masyarakat, seperti Qadar Jafar, yang ikut mendukung pokok pikiran bernasnya Wabup Agus Boli. Pemimpin muda Flotim tersebut. (RBT/SFN)

To Top